BANDARLAMPUNG, TRANSLAMPUNG.COM– Meninggalnya Presiden RI ke 3, Prof. Dr. Ing. H. Bachruddin Jusuf Habibie atau yang biasa dikenal BJ Habibie menimbulkan duka yang mendalam bagi warga Indonesia. Termasuk warga Bandarlampung. Pasalnya, BJ Habibie menyisakan kenangan yang mendalam bagi warga Indonesia.

Walikota Bandarlampung, Herman HN mengaku merasakan duka mendalam ketika mendengar kabar Presiden ketiga Republik Indonesia itu meninggal dunia di RSPAD Gatot Subroto Rabu, 11 September 2019, pukul 18.05 WIB.

“Saya turut berduka cita atas meninggalnya Presiden RI yang ke 3, BJ Habibie. Selaku walikota dan seluruh rakyat Bandar Lampung saya mengucapkan turut berduka yang mendalam karena kehilangan sosok Habibie,” kata Herman HN, Kamis (12/9).

Orang nomor satu di Kota Tapis Berseri ini pun, memberikan ucapan berupa papan bunga yang dikirimkan ke kediaman rumah BJ Habibie, di Jalan Patra Kuningan, Jakarta Selatan. “Kita kehilangan sosok orang yang baik yang perduli terhadap negara kesatuan RI sehingga saya ngirim karangan bunga ke rumah BJ Habibie,” Ujarnya.

Menurut Herman HN, BJ Habibie merupakan tokoh yang berkesan didirinya sebab salah satu sosok yang pernah membangun Indonesia untuk memimpin pengembangan industri di Indonesia. Habibie ditunjuk menjadi CEO di Industri Pesawat Terbang Nusantara (IPTN). “Beliau dipercaya menjadi Menteri Negara Riset dan Teknologi di tahun 1978. Dan menjadi pemimpin proyek pesawat pertama buatan Indonesia bernama N250 Gatot Kaca. Banyak prestasi beliau,” Imbuh dia.

Walikota Bandarlampung dua periode ini juga mendoakan, semoga Tuhan memberikan kekuatan dan ketabahan bagi keluarga yang ditinggal dan semua amal ibadah almarhum diterima disisinya dan ditempatkan disurganya. (enj)