TRANSLAMPUNG.COM, PESAWARAN- Menindaklanjuti hasil percepatan penanganan dan antisipasi penularan Covid-19 di Kabupaten Pesawaran, Tim Corvid- 19 atauTim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Desease (Covid) 19 Pesawaran lakukan penyemprotan Disinfektan.

Penyemprotan disinfektan dilakukan untuk meminimalisir perkembangan Corona Virus Desease (Covid) 19 di titik keramaian Di Gedung Tataan yang dilakukan di tempat -tempat keramayan seperti kawasan wisata, tempat peribatan, pasar dan titik fasilitas umum yang tersebar di Kabupaten Pesawaran.

Menurut plt kadis kominfo Pesawaran Isroni Mihradi  bahwa tim Covrid -19 ini lterdiri dari beberapa satuan kerja di kabupaten pesawaran diantaranya Dinas Kominfo, Dinas Kesehatan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Pol PP dan TNI Polri bergerak melakukan penyemprotan di beberapa tempat keramaian maupun Ibadah dengan terbagi 4 Tim .

“Hari ini diwilayah Gedong Tataan, Tim sudah lakukan penyemprotan di Islamic Center, Pengadilan Negeri, Tugu Pengantin, Masjid Ornamen Lampung, Gereja dan Pasar Wiyono serta akan lakukan penyemprotan hingga 30 Maret 2020 mendatang”,kata Isroni Mihradi ,Jum,at,(21/03/2020)

“Nah,bapak Bupati mengatakan penyemprotan disinfektan ini diharapkan dapat memberikan rasa aman, tenang dan nyaman kepada masyarakat yang hendak beraktifitas, bekerja dan beribadah”, ujar Isroni Mihradi. 

Sementara  Kadis Kesehatan Harun Tri  DJoko M.Kes yang dalam hal ini  mengatakan,bahwa penyemprotan disinfektan upaya pemerintah semata-mata untuk mengurangi penularan virus Covid- 19 yang saat ini sedang melanda.

”Penyemprotan ini hanya sebatas menghindari penularan saja, agar masyarakat tidak tertular dengan virus Corona, untuk itu kami telah membentuk kerja tim dengan beberapa satuan kerja dibeberapa titik yang sudah kami tentukan,” jelasnya.

Harun Tri Djoko juga menjelaskan untuk solat Jumat masjid ArRoyan Islamic Center boleh dipergunakan tapi kami himbau agar masing masing yang akan melaksanakan jumatan membawa sajadah sendiri, hal ini agar menghindari penularan virus Covid 19.(*/ydn).