TRANSLAMPUNG.COM,BANDARLAMPUNG-Lurah Kelurahan Beringin Jaya angkat bicara terkait adanya protes dari puluhan warga yang tinggal di Jl Raden Imba Kusuma,Gg Kesuma/ Bayam RT 04 Lingkungan 1 Kelurahan Beringin Jaya, Kecamatan Kemiling Kota Bandarlampung, terkait adanya ternak ayam milik salah satu warga yang sudah mencemari polusi udara di lingkungan tersebut.

Menurut lurah Kelurahan Beringin Jaya Kecamatan Kemiling Kota Bandarlampung Dara P. Sari ,membenarkan adanya keluhan dari puluhan warga tersebut, namun dirinya menyatakan bahwa permasalahan ini sudah di laporkanya kepada pihak Dinas Pertanian dan Perternakan kota Bandarlampung .

“Ya,berdasarkn surat dari warga ,saya sudah laporkan masalah ternak ayam tersebut ke- instansi terkait, yakni Dinas Pertanian dan Perternkan karna pihak Dinas sudah turun ke lokasi dan sudah mengecek layak atau tidak keberadaan ternak ayam tersebut,”kata Dara saat di konfirmasi,Selasa (17/03/2020).

Dirinya menyatakan bahwa sampai saat ini hasil dari pengecekan lapangan yang di lakukan pihak Dinas Pertanian dan Perternakan kota Bandarlampun  sampai saat ini belum ada informasi yang di dapat oleh pihak kelurahan dari dinas tersebut.

“Kemungkinan kalau tidak ada loporan dalam waktu dekat ini akan kami tanyakan ke Dinas Perternakan apa hasil dari mereka yang turun kelapangan,”ucapnya.

Lebih lanjut, Dara P.Sari Juga menjelaskan bahwa permasalahan ini awalny sudah dirapatkan dengan pemilik ternak dan masyarakat setempat, dan apa yang menjadi keluhan warga sudah di sampaikan, Namun dari hasil rapat tersebut tidak ada titik temunya.

“Nah,pemilik ternak ini tetap kukuh tidak akan memindahkan lahan ternaknya, untuk itu kita dari pihak kelurahan melaporkan  masalah ini ke- instansi terkait dalam hal ini Dinas Pertanian dan Perternakan,” ucapnya.

Dan rapat yang pernah kita lukan ini lanjut Dara, selain di hadiri oleh masyarakat dan pemilik ternak, juga di hadiri oleh ketua Lingkungan 1, Ketua RT ,Babinkatipmas dan Babinsa. Gunaya untuk memberikan solusi dari harapan masyarakat yang tinggal di lingkungan ini.

“Intinya pemilik ternak tidak mau memindahkan lahan ternaknya dan masih kukuh di lokasi itu,makanya kami pihak kelurahan melaporkan hal ini kedinas terkait ,”jelasnya.

Berita sebelumnya Puluhan warga yang tinggal di Jl Raden Imba Kusuma,Gg Kesuma/ Bayam RT 04 Lingkungan 1 Kelurahan Beringin Jaya,Kecamatan Kemiling Kota Bandarlampung keluhkan keberadaan tenak Ayam milik Khalid Sani Taurianto warga setempat.

Pasalnya keberadaan ternak Ayam  tersebut sangat mengganggu warga yang tinggal di lingkungan itu, karna dari proses ternak tesebut menimbulkan polusi udara dan menyebapkan bau tidak sedap yang di timbulkan dari kotoran ternak yang yang sudah hampir 1 tahun beroprasi di tengah -tengah lingkungan warga ini.

“Masyarakat disini protes karna pulusi udara yang di sebapkan adanya tempat ternak ayam  milik Khalid Sani Taurianto, warga setempat “kata Wiliz Handoko salah satu warga yang tinggal berdampingan denga pemilik ternak tersebut

Wiliz Handoko juga menjelaskan bahwa masyarakat di sekitar RT 04 lingkungan 1 ini sudah melakukan negosiasi dengan warga yang memiliki ternak tersebut.Namun, sampi saat ini belum ada tindakan yang bisa memberikan solusi terjadinya polusi udara yang di akibatkan keberadan ternak ayam di tengah likungan masyarakat ini.

“Pihak RT juga sudah pernah mengumpulkan warga bersama pemilik ternak namun tidak ada sulusi yang di lakukan oleh pihak peternak,malah pihak peternah memberi saran agar warga mengiris daun pandan untuk di hirirup agar tidak tercium bau busuk yang di tinbulkan dari kotoran ayam tersebut,”kata Wiliz Hamdoko saat di konfirmasi, beberapa waktu lalu.

Dirinya menjelaskan bahwa warga disini bukan untuk mengusik usaha pemilik ternak namun,karna adanya pulusi tersebut masyarakat sangat terganggu, apalagi keberadaan ternak tersebut tidak di lengkapi dengan pembuangan limbah untuk mengantisipasi adanya polusi udara di tambah lagi saat ini sudah ada wabah Virus corona atau virus Covid 19.

“Itulah ke khawatiran kita takut adanya wabah virus ini ,apalagi kadang ayam inj sangat terbuka di tambah kalau musim hujan pasti bau nya sangat menyengat, dan sudah barang tentu mengganggu warga setempat.Intinya warga berharap agar pihak perternak bisa memperhatikan lingkungan ,”ucapnya.

Sementara itu ketua RT 004 Lingkungan I Drs Ilyas ,mengatakan bahwa permasalahan ini memang sudah di lakukan mediasi beberapa kali dengan masyarakat yang terkena dampak dengan yang memberikan dampak,namun dari hasil mediasi tersebut tidak ada bentuk penyelesayan dari yang memberikan dampak.

“Sudah dua kali kita lakukan mediasi antara masyarakat denga pihak peternak ayam agar bisa menagulangi keluhan masyarakt tapi tidak ada solosi,yang bisa di selesaikan dan saat ini masalah tersebut sidah di tangani oleh pihak Babjnkatipnas dan pihak kelurahan ,”ucapnya.

Diketahui saat ini Walikota Bandar Lampung H.Herman HN, telah mengeluarkan surat edaran terkait penanganan Virus Cona atau Virus Covid -19),dimana dalam surat edaran tersebut walikota mengintruksikan agar masyarakat menjaga kebersihan lingkungan supaya terhindar dari virus yang saat ini sedang hebohnya melanda, (ydn).