Oleh: Aqua Dwipayana

Banyak orang yang kehilangan jabatan jadi kecewa, sedih, dan frustasi. Kualitas hidupnya menurun drastis. Kesannya semuanya gelap dan dunia bakal kiamat.

Padahal setelah tidak menjabat masih bisa berkarya. Di manapun dia berada. Kuncinya ada pada diri masing-masing dalam menyikapi jabatan yang harus diserahkan ke orang lain.

Mereka yang beranggapan bahwa jabatan adalah segala-galanya saat menjabat, pasfi tidak siap jika sewaktu-waktu diberhentikan dari jabatannya. Selain syok, kesedihannya berlarut-larut dan bisa dalam jangka panjang.

Dirinya akan rugi sendiri. Sikapnya itu tidak akan mengembalikan jabatannya. Malah dapat membuat kualitas hidupnya menurun dan kekebalan tubuhnya berkurang secara drastis.

Itu salahnya sendiri karena saat menjabat “mendewa-dewakan” jabatannya. Menganggap bahwa itu adalah segala-galanya dan bisa berbuat apa saja seenaknya.

Harus Ikhlas dan Bersiap Menata Hidup Baru
Padahal ketika awal menjabat harus siap setiap saat berhenti. Baik karena masa jabatannya sudah habis maupun disebabkab sesuatu hal.

Semua harus diterima dengan ikhlas. Kemudian bersiap menata hidup baru tanpa jabatan. Pasti banyak perubahan yang terjadi yang bakal dialaminya. Keluarganya ikut merasakan pula.

Intinya harus siap mental termasuk dengan berkurangnya fasilitas yang diterima. Selain itu dituntut melakukan segala sesuatu sendiri. Harus bisa mandiri.

Mereka yang terbiasa dengan sikap dan pikiran positif lebih siap menghadapi kondisi yang terburuk saat menjabat termasuk berhenti dari jabatannya. Kemudian mengambil hikmahnya.

Untuk selanjutnya memasuki dunia baru. Meski tidak lagi menjabat di manapun dirinya berada tetap berkarya. Sama sekali tidak menyia-nyiakan waktu yang ada.

Hasil Karyanya Lebih Dahsyat dan Hebat
Rasanya teramat sayang kalau kesempatan yang ada dibiarkan berlalu begitu saja. Sementara banyak hal yang bisa dilakukannya sesuai dengan pengalaman yang dimiliki selama bekerja.

Intinya untuk berkarya tidak harus saat menjabat. Tanpa embel-embel jabatan juga bisa melakukannya. Jika fokus, serius, sungguh-sungguh, dan yakin melakukannya malah hasil karyanya bisa jauh lebih dahsyat dan hebat dibandingkan saat dirinya masih jadi pejabat.

Teruslah berkarya hingga akhir hayat meski tanpa jabatan. Terpenting semua yang dilakukan diniatkan sepenuhnya ibadah.

Selain itu karyanya buat sesama. Ingatlah bahwa sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat buat banyak orang.

Semoga semakin banyak orang yang tidak menjabat semangat menghasilkan karya yang berkualitas secara konsisten. Aamiin ya robbal aalamiin…

Dari Bogor saya ucapkan selamat berusaha menghasilkan karya terbaik untuk sesama. Salam hormat buat keluarga. 21.30 21112020😃<<<