TRANSLAMPUNG.COM (PANARAGAN)– Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) Lampung, sangat mendukung satuan Pemadam Kebakaran (Damkar) menjadi Dinas yang berdiri sendiri.

Hal tersebut disampaikan Ketua Komisi I DPRD Tubaba, Yantoni, kepada translampung.com, Selasa (15/9/2020) pukul 15.17 Wib.

“Kita sangat mendukung agar satuan Damkar menjadi suatu Kedinasan yang berdiri sendiri, sesuai pula dengan harapan Kemendagri saat peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Damkar yang ke-101 di Stadion Sultan Agung, Bantul Yogyakarta pada 01/3/2020 lalu,” terangnya.

Menurutnya, kebakaran sebagai salah satu urusan wajib dalam Pemerintahan. Hal itu berkaitan dengan pelayanan dasar bidang ketentraman, ketertiban umum, dan perlindungan masyarakat, sehingga harus ada prioritas penyelenggaraan APBD untuk Damkar yang berpedoman pada standar pelayanan minimal.

Sementara itu, dikatakan Kepala Bidang Damkar Tubaba, Budiman. Bahwa pada tahun 2021 nanti seluruh SKPD Pemadam Kebakaran di semua Kabupaten/ Kota di Indonesia akan memiliki nama yang seragam yakni Dinas Kebakaran dan Penyelamatan.

“Saat ini, kita masih dibawah Satpol PP, Tapi tahun depan berdasarkan Permendagri Nomor 16 Tahun 2020 tentang Pedoman Nomenklatur Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Provinsi dan Kabupaten/Kota yang saat ini dalam proses di Kemenkumham untuk diundangkan, maka seluruh Gubernur, Bupati dan Walikota akan menjadikan Damkar sebagai dinas tersendiri, dengan nama Dinas Kebakaran dan Penyelamatan. Kita tinggal menunggu regulasi atau aturan Menteri dan Perda/Perbup,” jelasnya, pukul 14.00 Wib.

Selain itu, jelas dia, pihaknya juga telah melakukan Hearing koordinasi dengan DPRD setempat, yang akan mendukung untuk disampaikan kepada Pemerintah Daerah, untuk dimasukkan di APBD Murni tahun 2021.

“Jika tahun 2021 nanti kita menjadi Dinas sendiri, maka peningkatan pelayanan dan kesiapsiagaan akan semakin baik, bahkan di setiap Kecamatan bisa didirikan Pos dengan kelengkapan armada yang memadai,” imbuhnya. (D/R)