TRANSLAMPUNG.COM (PANARAGAN)– Tahun 2020, Industri Kecil Menengah (IKM) di Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) Lampung, mengalami penurunan produksi akibat dampak Covid 19.

Diungkapkan Kepala Bidang Industri Dinas Koperindag setempat, Ely Suryani, saat dikonfirmasi translampung.com di ruangan kerjanya, pada Rabu (14/10/2020) pukul 10.00 Wib. Bahwa rata-rata IKM di Kabupaten Tubaba bergerak di bidang kerajinan tangan, khususnya kerajinan anyaman Tikew (Tikar) dan Bambu.

“Dikarenakan Covid 19, maka terjadilah penurunan produksi IKM, yang diakibatkan sulitnya pemasaran sejak di bulan April 2020 sampai saat ini, bahkan menyebabkan banyak IKM yang berhenti beroperasi,” terangnya.

Untuk itu, lanjut dia, maka pihaknya berencana akan melakukan pembinaan dan pelatihan terhadap IKM, agar sementara dialihkan bergerak dibidang Kuliner modern dengan tetap mengedepankan kebudayaan, misalnya kue Bolu berbentuk Tapis.

“Selain itu, kita juga akan melakukan pelatihan pembuatan Masker dari Katun, dan pembuatan jenis Tas yang tidak monoton, sehingga diharapkan mampu membangkitkan kembali IKM di Kabupaten Tubaba,” imbuhnya. (D/R)