TRANSLAMPUNG.COM–PANARAGAN. Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) Lampung, akan mengembangkan budidaya penanaman dengan cara Hidroponik.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Ketahanan Pangan Aluwan, saat diwawancarai translampung.com diruangan kerjanya pada Kamis (26/12/2019) pukul 09.37 Wib.

Dikatakan Aluwan, bahwa Hidroponik adalah budidaya menanam dengan memanfaatkan air tanpa menggunakan tanah dengan menekankan pada pemenuhan kebutuhan nutrisi bagi tanaman. Kebutuhan air pada Hidroponik lebih sedikit daripada kebutuhan air pada budidaya dengan tanah, Hidroponik menggunakan air yang lebih efisien, jadi cocok diterapkan pada daerah yang memiliki pasokan air yang terbatas dan musim kemarau.

“Dari hasil uji coba kita dari bulan 11 yang lalu, kita sudah melakukan panen sekali dan hasilnya sangat bagus, yang mana kita lakukan uji coba terhadap tanaman Kangkung, Selada, Sawi, dan Bayam Merah,” ujarnya.

Kelebihan Hidroponik ini, lanjut aluwan, tidak membutuhkan tanah, Air akan terus bersirkulasi di dalam sistem dan bisa digunakan untuk keperluan lain, pengendalian nutrisi lebih sederhana sehingga nutrisi dapat diberikan secara lebih efektif dan efisien, Relatif tidak menghasilkan polusi nutrisi ke lingkungan, memberikan hasil yang lebih banyak, mudah dalam memanen, hasil steril dan bersih, media tanam dapat digunakan berulang kali, bebas dari tumbuhan pengganggu/gulma, dan tanaman tumbuh lebih cepat.

“Untuk itu, tahun depan akan kita coba lebih kembangkan, dan kita rencanakan akan melakukan sosialisasi pada tahun 2020 untuk semua Tiyuh (Desa), agar pemerintah Tiyuh juga bisa mengembangkan usaha ini,” imbuhnya. (D/R)