Panaragan – Di tengah situasi pandemi Covid 19 Masyarakat Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) Lampung, kini dihantui oleh aksi komplotan para pelaku penculikan anak.

Hal tersebut dialami oleh Hadi wira pratama (12) siswa Sekolah Dasar (SD) kelas VI warga Kelurahan Mulya Asri Rt15-Rk02, Kecamatan Tulangbawang Tengah, Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) Lampung. Nyaris menjadi korban penculikan oleh orang tidak dikenal pada 23 september 2020.

“Awal kejadian saya sedang duduk di perempatan jalan nungguin teman, tiba tiba Ada mobil Zenia warna putih bernomor polisi B 1963 NG berhenti, kemudian 2 orang pelaku langsung menarik dan menyekap saya ke dalam mobil mereka membawa saya ke arah Rk3.” kata Korban.

Menurut Korban, setelah mobil pelaku sampai di Rk 3 tiba tiba mobil tersebut berhenti di tengah jalan karena ada motor, saat itu  para pelaku langsung turun dari mobil dan mereka sedang berbincang dengan pengendara motor Vixion itu.

“Saat itu tinggal supirnya saja di dalam mobil. Tapi supirnya baik, dia menyuruh saya keluar dari mobil, setelah itu saya langsung kabur pulang dengan tangan saya terikat menggunakan tali rafia.” Jelas korban.

Lanjut korban, saat itu saya tidak bisa teriak minta tolong dengan warga karena saya diancam para lelaku menggunakan pisau.

“Seluruh pelaku berjumlah ada 6 orang. Mobil para pelaku kabur ke arah Tiyuh (Desa) Margo mulyo Kecamatan Tumijajar.” Ungkap korban.

Sementara itu, saat dihubungi translampung.com via whatsapp pukul 00.37 Wib. Lurah Mulya Asri Prambumi membenarkan atas peristiwa penculikan terhadap warganya tersebut.

“Ya benar mas, ada penculikan. Saat ini saya sedang dijalan kelokasi bersama anggota Polsek Tulangbawang Tengah (TBT).”Imbuhnya (D/R).