TRANSLAMPUNG.COM (PANARAGAN)– Sebagai salah satu bentuk semangat menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia (RI) ke 75, PT.PLN (Persero) berhasil membangun jaringan listrik di Bumi Dipasena yang terletak di Kabupaten Tulang Bawang, Provinsi Lampung, pada Minggu, (16/8/2020).

Dikatakan Wiluyo Kusdwiharto selaku Direktur Bisnis PT. PLN (Persero) Regional Sumatera Kalimantan, disela-sela peringatan HUT RI ke 75 pada (17/8). Bahwa peringatan kemerdekaan adalah pengingat tentang komitmen membangun Negeri.

“Ini sebagai salah satu bentuk dalam semangat membangun, dan kami tidak akan berhenti untuk terus menyusuri tempat-tempat terpencil, untuk menerangi Indonesia,” tuturnya.

Perjuangan bertahun – tahun upaya melistriki Dipasena akhirnya terwujud pada 75 tahun Indonesia merdeka. Pada 15 Agustus 2020 telah dioperasikannya SUTT 150 kV Mesuji – Dipasena, sebanyak 211 Tower 73.6 Kms dan Gardu Induk 150 kV Dipasena Kapasitas 60 MVA. Yang melewati 2 Kabupaten, yaitu Mesuji dan Tulang Bawang.

“Dengan beroperasinya SUTT 150 kV Mesuji – Dipasena dan GI 150 kV Dipasena 60 MVA dapat melayani kebutuhan listrik dengan kualitas yang baik berkapasitas 60 MVA dan bisa di extend sampai dengan 2×60 MVA lagi”, ungkap Dendi Kusumawardana, selaku General Manager PT. PLN UIP Sumbagsel.

Dengan demikian, Gardu Induk Dipasena menjadi sumber tegangan listrik pada Jaringan Tegangan Menengah 20KV sepanjang 135kms, Jaringan Tegangan Rendah sepanjang 738 kms, Gardu Distribusi sebanyak 134 Gardu beserta 15.757 buah tiang yang akan dimanfaatkan energi listriknya oleh 5774 calon pelanggan di Bumi Dipasena. Ini adalah buah sinergitas antara PT. PLN UID Lampung dan PT. PLN UIP Sumbagsel.

“Pembangunan Infrastruktur kelistrikan di Dipasena berhasil dilakukan selama 10 bulan saja, dan hari ini sudah beroperasi”, ujar Badruz Zaman selaku Manager PT. PLN UPPK Provinsi Lampung

Dengan luas wilayah 17.665 Hektar dan luas tambak udang 3.761 Hektar, Dipasena memiliki potensi kuat sebagai pusat pembudidaya udang terbesar di Asia Tenggara. Tercatat bahwa Pada Tahun 1995 / 1996 Bumi Dipasena pernah berhasil memproduksi udang sebanyak 68,5 ton per hari. Namun, dengan keterbatasan kondisi kelistrikan di wilayah tersebut, sehingga terjadi penurunan produksi menjadi 30 – 40 ton per hari.

“Bertepatan dengan Hari Ulang Tahun Indonesia, kami harap ini bisa menjadi kado untuk Dipasena dan dapat membantu peningkatan produktivitas serta perekonomian masyarakat disana”, kata Pandapotan Manurung Selaku General Manager PT. PLN Distribusi Lampung. (D/R)