PANARAGAN (translampung.com)– Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) Lampung, miliki 3 Program Utama yang terealisasi selama tahun 2020.

Hal itu disampaikan Rohmini Plt. Kepala Dinas Ketahanan Pangan Tubaba, didampingi Diyadi Kepala Bidang Distribusi dan Harga Pangan saat dikonfirmasi translampung.com diruang kerjanya, Selasa (29/12/2020) pukul 09.45 Wib.

Dikatakannya, untuk Program yang berhasil dijalankan tahun ini adalah Program FSVA (Food Security Vulnerability Atlas) yang bertujuan untuk melakukan pemetaan daerah rawan dan rentan Pangan, sehingga mempermudah dalam penyaluran bantuan.

“Selain itu, ada pula Program penyaluran bantuan Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) untuk 4 Kelompok Wanita Tani (KWT), yaitu Kegiatan Pekarangan Pangan Lestari (P2L) sebagai upaya untuk meningkatkan ketersediaan, aksesibilitas dan pangan rumah tangga sesuai dengan kebutuhan pangan yang Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman, serta berorientasi meningkatkan pendapatan rumah tangga.” Ungkapnya.

Sementara itu, di Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P), pihaknya juga melakukan pengadaan Beras Cadangan Pemerintah (BCP) sebanyak 8 Ton untuk stok jika diperlukan untuk bantuan, seperti jika terjadi bencana misalnya di suatu wilayah.

“Rencananya BCP tersebut akan kita tambah sebanyak 100 Ton di pengajuan APBD-P 2021, karena BCP Dinas Ketahanan Pangan hanya 8 Ton itu saja untuk saat ini. Dengan demikian, 3 Program Utama yang terealisasi tersebut adalah FSVA, KRPL, dan Pengadaan BCP.” Imbuhnya. (D/R)