TRANSLAMPUNG.COM (PANARAGAN)– Polres Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) Lampung, berhasil mengungkap 6 tersangka pelaku kejahatan selama Operasi Sikat Krakatau tahun 2020.

Hal itu disampaikan Kapolres Tubaba Akbp Hadi Saepul Rahman S.IK, didampingi Wakapolres Prasetyo, saat Konferensi Pers di Mapolres setempat, Rabu (02/9/2020) pukul 10.30 Wib.

“Selama 14 hari Ops Sikat Krakatau 2020 sejak tanggal 18-31 Agustus, Polres Tubaba berhasil ungkap total 6 tersangka pelaku kejahatan, baik kasus Pencurian dengan Kekerasan (Curas) maupun Pencurian dengan Pemberatan (Curat), yang terjadi diwilayah hukum Polres setempat,” kata Wakapolres.

Dalam Operasi itu, alat bukti yang berhasil diamankan yakni, 3 Handphone jenis Android, dan 1 Sepeda Motor.

“Adapun ke 6 tersangka berinisial PJ, SR, TR, RA, A, dan RD, akan segera dilakukan proses hukum, dan diancam pasal 365 KUHPidana dengan 9 sampai 12 tahun penjara untuk pelaku Curas, dan pasal 363 KUHPidana dengan ancaman 7 tahun penjara untuk pelaku Curat,” ungkapnya.

Selain itu, lanjut dia, dalam masa Operasi Sikat tersebut, terdapat pula penyerahan Senjata Api (Senpi) Ilegal dari masyarakat.

“Ada sekitar 10 Senpi berjenis Revolver, Locok, dan Laras Panjang yang diserahkan ke Polres, baik dari masyarakat langsung maupun melalui tokoh masyarakat dan DPRD, yang mana penyerahan itu atas kesadaran diri masyarakat, sehingga kita mengapresiasi akan hal itu dan berharap kedepan akan lebih banyak lagi kesadaran untuk menciptakan situasi Kamtibmas, karena jika masih ada Senjata Ilegal beredar akan di Sanksi tegas,” imbuhnya. (D/R)