TRANSLAMPUNG.COM (PANARAGAN)– Polres Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) Lampung, temukan sebanyak 482 pelanggar Lalu Lintas (Lalin), selama 14 hari melakukan Operasi Patuh Krakatau (OPK).

Dikatakan Kapolres Tubaba, melalui Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas), saat dikonfirmasi translampung.com pada Kamis (06/8/2020) pukul 12.57 Wib. Bahwa OPK yang dilakukan sejak 23 Juli hingga 5 Agustus 2020 tersebut, paling banyak ditemukan pelanggar di wilayah Kecamatan Tulangbawang Tengah (TBT).

“Rata-rata yang kita temukan pelanggaran yakni tidak memakai helm, dan lupa membawa surat-surat kendaraan. Namun, selama OPK 2020 ini, kita tidak melakukan penindakan hukum, melainkan hanya sebatas peneguran kepada pengendara, meskipun dalam OPK terdapat 20 persen penindakan hukum,” ungkapnya.

Tidak dilakukannya penindakan hukum, lanjut dia, karena situasi Covid 19, sehingga perintah dari atasan hanya gencar melakukan upaya peneguran, dan edukasi kepada masyarakat untuk berkendara dengan baik dan benar, serta mematuhi protokol kesehatan saat berkendara.

“Dengan berakhirnya OPK tahun 2020 ini, tepatnya pukul 00.00 Wib tadi malam, maka untuk upaya penertiban lalu lintas berikutnya akan dilakukan kegiatan patroli rutin,” imbuhnya. (D/R)