Bersyukur… Gampang diucapkan dan sangat bisa dilaksanakan. Bukan sulit seperti yang selama ini sering kita dengarkan dan keluhkan. Mindset-nya harus diubah agar setiap saat dapat selalu mensyukuri atas semua yang telah diperoleh. Meski harus disadari semua itu milik TUHAN. Kita hanya dititipin saja.

Saat pandemi Covid-19 ini perbanyaklah bersyukur. Satu aspek saja yang kita peroleh yakni memiliki kesehatan yang prima, harus benar-benar disyukuri.

Sejak Maret 2020 – di saat WHO mengumumkan pandemi Covid-19 – baru banyak orang menyadari betapa pentingnya dan mahal sekali yang namanya kesehatan. Apalagi kalau merasakan ada orang di sekitarnya kena penyakit itu.

Ada yang berhasil sembuh dari Covid-19. Tidak sedikit pula yang meninggal. Jumlahnya dari hari ke hari terus bertambah.

Penyakit ini menyerang siapa saja tanpa terkecuali. Tidak mengenal usia, jenis kelamin, jabatan, dan latar belakang seseorang.

Setiap Hari Berpacu Dengan Waktu Menekan Korban Jiwa

Delapan bulan terakhir, setiap orang selalu was-was dan cemas. Punya musuh bersama yang namanya Covid-19.

Ironisnya musuh tersebut tidak bisa dilihat dengan mata telanjang. Hanya diperkirakan saja dengan berbagai tanda yang dapat dirasakan manusia. Itupun belum tentu akurat 100 persen.

Sampai sekarang belum ada obatnya. Masih diusahakan secara bersama-sama antarnegara.

Semua negara dan bangsa berharap bisa segera menemukannya. Setiap hari terus berpacu dengan waktu untuk menekan jumlah korban jiwa.

Sementara korbannya sudah banyak sekali. Setiap hari bertambah terus. Entah kapan berkurang dan berhenti total. Hanya TUHAN Sang Pencipta Alam Semesta yang tahu.

Konsisten Mendekatkan Diri kepada TUHAN dan Bantu Sesama

Kita yang selama pandemi Covid-19 ini dalam kondisi sehat – meski ada yang mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) dan gajinya dipotong – harus tetap bersyukur. Kenapa perlu bersikap seperti itu? Karena tidak sakit seperti yang dialami banyak orang.

Wujud syukur itu dengan lebih mendekatkan diri kepada TUHAN. Membantu sesama sesuai kemampuan kita dan ikhlas melakukannya.

Lakukan semua itu secara konsisten. Niatkan semua aktivitas tersebut sebagai ibadah. Sepenuhnya karena TUHAN, bukan yang lain apalagi manusia.

Kita yang diberi kesehatan oleh TUHAN harus banyak bersyukur. Apalagi jika melihat mereka yang menjadi korban Covid-19 dan tengah berjuang “melawan” penyakit yang sekarang menjadi musuh bersama umat manusia sedunia.

Dengan selalu bersyukur dan konsisten melakukannya membuat kita tetap sehat dan bahagia. Sikap itu dapat meningkatkan daya tahan tubuh. Imunitasnya selalu terjaga dengan baik.

Teruslah bersyukur. Totalitas melakukannya. Kemudian rasakan hasilnya yang dahsyat dan luar biasa. Aamiin ya robbal aalamiin…

>>>Saat di Damri dalam perjalanan dari Bogor ke Bandara Soetta Tangerang untuk memulai semua aktivitas menyenangkan di awal pekan, saya ucapkan selamat memperbanyak rasa syukur agar TUHAN menambah kenikmatannya. Salam hormat buat keluarga. 02.30 02112020😃<<<