TRANSAMPUNG.COM–PANARAGAN. Sebanyak 11.752 Kepala Keluarga (KK), Di Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) Lampung, menerima Bantuan Sosial Tunai (BST) dari Kementerian Sosial (Kemensos), yang mulai disalurkan pada Rabu (13/5/2020) pukul 08.00 Wib.

Bupati Tubaba H.Umar Ahmad S,P. Didampingi Kepala Dinas Sosial Somad, dan Kapolres Tubaba Hadi Saeful Rahman, saat dijumpai translampung.com disalah satu lokasi penyaluran BST, yakni di Kantor Pos Pulung Kencana mengatakan. Bahwa bantuan tersebut untuk membantu masyarakat di tengah Pandemi Virus Corona.

“BST ini adalah bantuan dari Kemensos senilai Rp 600 Ribu dikalikan 3 bulan, terhitung sejak April hingga Juni, yang kita targetkan dalam waktu seminggu ini penyalurannya bisa selesai. Dan untuk saat ini masih penyaluran tahap pertama senilai Rp 600 Ribu, untuk 2 tahapan berikutnya menunggu kabar selanjutnya,” terang Bupati, pukul 08.32 Wib.

Dengan adanya penyaluran bantuan ini, lanjutnya, diharapkan dapat bermanfaat bagi masyarakat yang menerima, dan proses penyaluran ini bisa berjalan dengan lancar.

Sementara itu, dikatakan Kepala Dinas Sosial Somad, bahwa penyaluran ini dilakukan di 5 titik, yakni Kantor Pos Dayamurni, Pulung Kencana, Panaragan Jaya, Marga Jaya, dan sebagian desa kantong way kenanga, Cahya Randu, dan pagar Dewa Suka Mulya, di Kantor Pos Unit II.

“Total penerima seluruh Tubaba ini ada 11.752 KK yang tersalurkan, yang mana sebelumnya telah dilakukan pendataan sebanyak 17.615 KK, yang datanya dari Penerima Mantra dan sebagian dari data yang ada di Tiyuh (Desa). Namun, dari 17.615 itu tidak semuanya diterima datanya, karena ada yang bersinggungan dengan bantuan lainnya seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), dan mulai hari ini bagi yang datanya telah diterima langsung dicairkan,” ungkapnya.

Menanggapi itu, masyarakat setempat sangat berterimakasih dengan adanya bantuan dari Pusat yang disalurkan melalui Pemerintah Kabupaten (Pemkab) tersebut, seperti yang dikatakan Mbah Misni dan Buk Wiwi warga Tiyuh Pulung Kencana, yang benar-benar mengalami penurunan pendapatan selaku Petani semenjak Pandemi Corona.

“Saya mengucapkan Terimakasih kepada Pemerintah, karena dengan adanya bantuan ini apalagi menjelang hari raya Idul Fitri 1441 hijriah, tentu sangat membantu sekali, karena semenjak Corona ini ekonomi kami benar-benar anjlok dan bahkan untuk makan pun susah,” imbuhnya. (D/R)