Setiap ketemu Direktur Utama (Dirut) Pegadaian Kuswiyoto selalu ada pelajaran dan pengalaman berharga yang saya dapatkan. Semua itu sangat besar manfaatnya buat saya. Alhamdulillah…

Jumat tadi pagi (30/10/2020) saya kembali merasakan banyak sentuhan kecil dari laki-laki yang sangat rendah hati itu. Kelihatannya sepele dan sederhana namun sangat mendasar.

Diawali pada pertemuan tadi pagi di Hotel Tentrem Yogyakarta. Begitu melihat saya dan Pemimpin Pegadaian Wilayah XI Pegadaian Semarang Mulyono di lobi hotel, Kuswiyoto langsung dengan hangat dan akrab menyapa kami.

“Pak Aqua apa kabar? Tadi malam pukul berapa tiba di Yogyakarta dari Solo? Saya menunggu bapak, sambil ngobrol sama teman-teman,” ujar bapak dua anak itu ramah.

Teman-teman yang dimaksud adalah seluruh Pemimpin Wilayah (Pinwil) dan beberapa pejabat Pegadaian setingkat Kepala Divisi. Kuswiyoto sengaja mengundang mereka liburan ke Yogyakarta sebagai apresiasi pada mereka dan jajarannya yang telah bekerja keras selama Covid-19.

Kami bertiga kemudian ngobrol-ngobrol santai. Mendiskusikan banyak hal termasuk kinerja Pegadaian saat pandemi Covid-19.

Makin Kagum, Kuswiyoto Sangat Menghargai Tamunya

Sekitar 20 menit ngobrol, kemudian kami menuju Merapi Golf Sleman, Yogyakarta. Saat mau masuk ke mobil, Kuswiyoto dengan ramah mempersilakan saya untuk duduk di belakang sopir sebelah kiri, tempat yang biasa beliau duduki.

“Pak Aqua di sebelah sana saja. Saya di sini,” katanya sambil masuk ke mobil.

Itu adalah sentuhan berikutnya. Menunjukkan bahwa laki-laki asal Kediri, Jawa Timur itu sangat menghargai tamunya.

Hal itu spontan dilakukan Kusyanto. Sama sekali tidak dibuat-buat. Juga tidak merasa karena jabatannya Dirut, orang pertama di perusahannya sehingga harus selalu mendapatkan yang terbaik.

Sepanjang perjalanan dari Hotel Tentrem ke Merapi Golf Sleman ngobrolnya kami lanjutkan. Saya menyimak semua yang disampaikan Kuswiyoto.

“Nanti sebelum turun ke lapangan, kita foto bersama dulu. Pak Aqua berfoto dengan seluruh Pinwil yang jumlahnya 12 orang,” pesan mantan Direktur BRI ini.

Begitu turun dari mobil saya minta ijin ke toilet. Saya bergabung kembali bersama Kuswiyoto di ruangan tempat menunggu sebelum ke lapangan golf.

Begitu saya duduk, dalam waktu hampir bersamaan datang seorang pelayan mengantarkan teh pesanan Kuswiyoto. Kemudian menanyakan ke saya mau minum apa. Saat saya jawab teh, spontan Kuswiyoto memindahkan tehnya ke depan saya.

Sentuhannya itu membuat saya makin kagum sama Kuswiyoto. Itu adalah contoh nyata beliau sangat menghargai tamunya.

Semoga Jajaran Pegadaian Konsisten Mengikuti dan Melaksanakan Keteladanan Kuswiyoto

Selanjutnya Kuswiyoto mengajak saya sarapan. Pilihan menunya soto ayam dan bubur ayam.

Saat makan sambil ngobrol, Kuswiyoto meminta Mulyono untuk memberikan satu t-shirt seragam warna biru yang dipakai para Pinwil untuk saya. Alasannya agar saat foto bersama warnanya sama.

“Pak Mulyono tolong berikan satu t-shirt seragamnya buat Pak Aqua. Agar saat foto seragam semuanya,” ujar Kuswiyoto ke Mulyono.

Menjelang mau turun ke lapangan, Kuswiyoto pamit ke saya. Namun beliau ingin lebih dulu mengantarkan saya ke mobil.

Saya tolak secara halus dengan mengatakan ingin duduk sebentar di ruangan tersebut. “Kalau begitu saya pamit dulu ya Pak Aqua. Makasih banyak,” pungkas Kuswiyoto.

Begitu Kuswiyoto dan rombongan naik golf car menuju lapangan, saya langsung meninggalkan tempat itu. Menjemput Station Manager Citilink Indonesia Bandara Halim Perdanakusuma Bambang Irawan ke hotel Alana dan mengantarkannya ke Bandara Adisutjipto Yogyakarta untuk kembali ke Jakarta.

Saya sangat berterima kasih kepada Kuswiyoto yang tadi pagi banyak memberi pelajaran dan pengalaman berharga. Alhamdulillah…

Semoga semua jajarannya di Pegadaian konsisten mengikuti dan melaksanakan keteladanan Kuswiyoto. Aamiin ya robbal aalamiin…

>>>Dari Yogyakarta saya ucapkan selamat memberikan berbagai sentuhan dengan ketulusan yang membahagiakan orang banyak. Salam hormat buat keluarga. 10.15 30102020😃<<<