TRANSLAMPUNG.COM, PESIBAR
-Bupati pesisir barat (Pesibar) membuka acara sosialisasi peningkatan kemampuan aparat pengelolaan persampahan. Di gedung serbaguna (GSG) selalaw, kecamatan pesisir tengah. Selasa (17/03).

Dikatakan oleh, Agus Istiqlal, bahwa sampah dianggap sesuatu yang mengganggu dan masalah ini terjadi hampir disetiap tempat, mulai dari kota besar sampai kota kecil. Tidak dapat dipungkiri juga jika volume sampah semakin hari semakin banyak.

“Sampah akan mengurangi nilai estetika suatu tempat, seperti kawasan wisata. Hal ini tentu akan memberikan kesan kumuh bahkan dapat menimbulkan bau yang tidak sedap,” ujarnya.

Selain itu, kata dia, sampah juga berdampak buruk terhadap kesehatan karena akan menjadi tempat berkembang biak segala macam penyakit.

“Apalagi saat ini di indonesia corona virus sedang mewabah, untuk itu kita harus mencegah agar tidak terjangkit virus tersebut. Salah satunya dengan memperbaiki pola hidup kita, dimulai dari menjaga kebersihan diri dan lingkungan,” imbuhnya.

Dijelaskannya, jika sampah bukanlah sekedar limbah. Tetapi dengan pengolahan yang baik, sampah dapat menjadi barang yang bernilai jual tinggi.

“Dari kegiatan sosialisasi ini diharapkan dapat membuka wawasan dan informasi terkait pengelolaan sampah sehingga meningkatkan kemampuan aparat dalam pengelolaan sampah,” pungkasnya.

Turut hadir pada acara tersebut kepala dinas lingkungan hidup, para kepala OPD, anggota PKK Pesibar dan peserta aparat pengelolaan persampahan.