TRANSLAMPUNG.COM, PESIBAR
-Rumah Tahanan Negara Klas IIB Krui kembali bebaskan 25 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) untuk menjalani asimilasi di rumah, Senin (1/2).

Sebelum dibebaskan Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan Kelas IIB Krui Mewakili Kepala Rutan Krui, Jonli Oswan memberikan pengarahan kepada para WBP.

“Kalian belum bebas murni jadi mohon taati perturan yang tertera didalam surat asimilasi dari Bapas itu,” kata Jonli menegaskan

Dia juga mengingatkan agar para WBP tidak keluar dari wilayah Lampung selama asimilasi ini, tetap patuhilah protokol kesehatan dan jangan pernah kembali lagi kesini sebagai tahanan.

Pembebasan WBP ini, kata Jonli, sesuai dengan Pemenkumham no 32 tahun 2020 tentang Syarat Pemberian Asimilasi dan Hak Integrasi bagi Narapidana dan Anak dalam Rangka Pencegahan dan Penanggulangan Penyebaran Covid-19.

“Tentunya, dengan program ini diharapkan pencegahan Covid-19 di Pesibar dan khususnya dalam Rutan Klas IIB Krui dapat ditanggulangi secara maksimal,” tutup Jonli.

Sementara, Kepala Sub Seksi Pelayanan Tahanan, Dadang Adi Patianum, S.H. dalam pelepasan WBP mengingatkan bahwa selama asimilasi para WBP tetap berada dalam pengawasan dan pembimbingan Balai Pemasyarakatan, Kejaksaan dan pihak Kepolisian.

“Kami juga melibatkan Kepala Desa dalam pengawasan ini dan saya ingatkan untuk para WBP agar tetap melapor ke Bapas yang sudah ditetukan,” ucap Dadang. (*)