PANARAGAN (translampung.com)– Sempat vakum dikarenakan Pandemi Covid 19 pada 2020 lalu, pembuatan rekomendasi paspor Pekerja Migran Indonesia (PMI) dan AK 1 (Kartu Kuning) di Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) Lampung, mulai kembali meningkat.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Tubaba, didampingi Kepala Bidang Pelatihan dan Penempatan Tenaga Kerja, Arifin, saat dikonfirmasi translampung.com diruang kerjanya, Rabu (24/3/2021) pukul 11.22 Wib.

“Sejak pertengahan Maret 2020 lalu, Disnakertrans Tubaba sempat menutup pembuatan Rekom Paspor PMI dan Pembuatan AK 1 bagi masyarakat yang ingin mencari kerja keluar daerah.” Terangnya.

Namun, sejak memasuki 2021 ini, kebijakan pembuatan Rekom Paspor PMI dan AK 1 tersebut mulai dibuka kembali, mengingat situasi dan kondisi mulai membaik dan arahan dari Pemerintah Pusat.

“Selama 3 bulan pertama pada 2021 ini, total sudah ada 56 warga membuat AK 1 yang ingin bekerja keluar daerah dan 5 Rekom Paspor PMI yang akan bekerja keluar Negeri. Sehingga kita berharap, masyarakat Kabupaten Tubaba bisa mendapat pekerjaan yang layak dan angka real pengangguran dapat berkurang.” Imbuhnya. (D/R)