Lampung Barat – Rehabilitasi Pembangunan Masjid Al-Mansur, Pasar Liwa, Kecamatan Balik Bukit, Lampung Barat, diprediksi akan menelan anggaran Rp. 20 Milyar lebih yang di serap melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Diungkapkan, Kepala Bidang Cipta Karya, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR) Lampung Barat, Hermanto, menjelaskan, pembangunan Masjid Al-Mansur tersebut direncanakan selesai pada tahun 2022.

Dimana pada tahun itu akan berakhir juga jabatan Bupati Parosil Mabsus dan Wakil Bupati, Mad Hasnurin, sehingga program yang di luncurkan kepala daerah tercapai atau sampai pada garis finis.

Ihwal Rehabilitasi (Rehab .Red) berat pembangunan Masjid tersebut pada tahun 2018 telah menelan anggaran mencapai 1,8 Miliar lebih untuk nilai kontrak dengan pengerjaan struktur pondasi kolom balok dan lantai dua.

Kemudian tahun 2019 Pemkab kembali mengucurkan anggaran sebasar Rp. 2,8 Milyar nilai kontrak untuk melanjutkan pengerjaan struktur lantai dua pelapon, kusen pintu serta jendela.

“Pembanguan Masjid Al-Mansur tersebut bukan di mulai dari titik nol tetapi Rehabilitasi (Rehab) Berat yang sebelumnya hanya satu lantai dan saat ini sedang di lakukan pembangunan menjadi dua lantai,” ucapnya saat di wawancarai Harian Translampung, di Ruang kerjanya, Kamis (14/10/2020).

Kemudian, tahun 2020 DPUPR kembali mengucurkan anggaran sebesar 2,8 Milyar nilai kontrak namun dampak Covid-19 sehingga ada pengurangan anggaran untuk pencegahan dan penanganan pandemik global tersebut.

Yakni hanya Rp. 1,3 Milyar yang dapat di peruntukan untuk pembangunan Masjid di pasar liwa tersebut. Untuk pembangunan pelapon lantai dua pinising intirior termasuk ornamen bagian dalam dan finising kubah utama.

Lanjut dia, untuk tahun 2021 akan kembali digelontarkan sebesar Rp. 2 Milyar lebih untuk menyelesaikan bangunan utama masjid terutama bagian luar. Dan pada tahun 2022 1 Milyar lebih untuk proses penunjang parkir, tempat wudu dan toilet tambahan.

“Rencana awal seperti itu dan jika tidak terkendala dalam pengerjaannya akan selesai sesuai perencanaan awal pada 2022,” tutupnya. (Safri)