METRO – Guna mencegah penyebaran atau memutuskan rantai penularan Virus Corona (Covid-19), Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Metro akan menghentikan sementara kegiatan pembinaan yang melibatkan orang banyak mulai Rabu (18/03).

Hal tersebut dilakukan sesuai dengan instruksi Pemerintah Pusat dan surat Edaran dari Kemenkumham yang dikeluarkan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan.

“Sesuai arahan Ditjenpas, mulai besok (Rabu) hingga 31 Maret sementara aktivitas pelayanan seperti kunjungan masyarakat kepada Warga Binaan kami hentikan. Semua ini adalah bentuk pencegahan dan pengendalian wabah Virus Corona,” kata Ade Kusmanto Kalapas Kelas II A Metro, Selasa (17/03).

Selain itu, Ade Kusmanto menjelaskan agar masyarakat memahami situasi saat ini. Walaupun aktivitas pelayanan lapas dihentikan, namun untuk kegiatan Warga Binaan Permasyarakatan tetap berjalan seperti biasa.

“Keluarga warga binaan yang ingin berkunjung kami harapkan mematuhi dan memahami kebijakan lock down karena kondisi saat ini. Karena sifatnya sementara, jika kondisi mulai stabil dan ada pentunjuk dari pemerintah. Maka kunjungan akan kami buka kembali,” tambahnya.

Sementara untuk layanan persidangan warga binaan, menurut Kalapas masih berjalan seperti biasa dengan menyesuaikan jadwal dari penegak hukum dan pihak lapas siap untuk melayaninya.

“Untuk warga binaan yang akan menjalani persidangan masih tetap berjalan. Sesuai dengan jadwal pengadilan maupun kejaksaan,” jelas Ade.

Dihentikan sementara pelayanan di lapas ini, Kalapas juga mengimbau kepada Polres Metro dan pihak kejaksaan setempat. Agar sementara tidak tidak menitipkan tahanan di Lapas Metro, hal sebagai langkah untuk antisipasi penyebaran virus Corona.

“Antisipasi lapas terkait penyebaran virus ini, sementara waktu kami minta pihak Polres dan kejaksaan tidak menitipkan tahanan ke lapas,” pungkasnya.(Yoyo Susilo)