TRANSLAMPUNG.COM,KALIANDA – Kejaksaan Negeri Lampung Selatan, memusnahkan barang bukti tindak pidana umum jenis narkotika dan obat-obatan terlarang serta senjata api rakitan (senpira).

Pemusnahan barang bukti itu, dilakukan telah memiliki kekuatan hukum tetap dari Pengadilan Negeri (PN) Negeri Kalianda. Periode per enam bulan sekali yang telag incragh.

“Alhamdulilah hari ini kita telah memusnahkan barang bukti berupa sabu-sabu sebanyak 293,1197 gram, Extasi 60.5617 gram, Ganja 25,469, 5685 gram, alat hisap (bong) 50 paket, senjata api rakitan 6 pucuk dan amunisi 43 butir,” ungkap Hutamrin, dalam siaran Persnya di Kantor Kajari Lamsel, Kamis (18/2/2021).

Pemusnahan barang bukti tersebut, lanjut dia, telah memiliki kekutan hukum tetap dari Pengadinal Negeri (PN). Semua BB itu, merupakan sisa dari pemusnahkan penyidik Polres Lampung Selatan yang sudah memiliki kekutan hukum tetap.

“Sehingga barang bukti kita musnahkan, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Selain itu, jika BB ini disimpan kami kesulitan untuk menjaganya,” ujar dia.

Tidak hanya itu, saja lanjut Hutamrin, diera kepemimpinan pihaknya telah melakukan penuntutan pada kasus tindak pidana umum narkoba sebanyak 7 orang terdakwa hukuman mati.

“Dari 7 yang kita tuntut hukuman mati, baru 1 terdakwa yang telah putus dihukum mati. Kami harapkan kedepan Hakim dapat memenuhi sesuai tuntutan kami, guna memberantas peredaran narkoba ini,” kata dia.

Dengan dituntut hukuman mati, tentunya akan memberikan efek jera kepada para pelaku penyalah guna narkotika dan obat-obatan terlarang khususnya pengedar maupun bandar narkobanya.

“Bagi kami penuntut bidang pidana umum, jika barang bukti sudah berpuluh kilogram, maka kami akan berikan tuntut mati,” tegasnya.

Hadir dalam pemusnahan barang bukti tersebut; Asisten Bidang Pemerintahan, Supriyanto, Kepala Lapas Kelas II A Kalianda Dr. Tetra Destori Imantoro,A.Md.I.P, Danramil Penengahan, Kapten Inf Imbro Nata, Kasat Reskrim Polres Lamsel AKP dan Enrico Donald Sidauruk.(Johan)