TRANSLAMPUNG.COM–PANARAGAN. Tingkatkan penghasilan dan efisiensi lahan, Dinas Perikanan Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) Lampung, melaksanakan program Mina Padi di Tiyuh (Desa) Daya Asri.

Hal tersebut disampaikan Rukiza SP, selaku Kepala Bidang Tangkap dan Pengawasan Sumber Daya Perikanan, saat diwawancarai translampung.com diruangan kerjanya, pada Kamis (05/03/2020) pukul 10.09 Wib.

Dikatakan Rukiza, program Mina Padi adalah suatu bentuk usaha tani gabungan (combined farming), yang memanfaatkan genangan air sawah yang tengah ditanami padi sebagai kolam untuk budidaya yang memaksimalkan hasil tanah sawah. Mina Padi dengan demikian akan meningkatkan penghasilan dan efisiensi lahan, karena satu lahan menjadi sarana untuk budidaya dua komoditas pertanian sekaligus. Mina Padi termasuk dalam sistem pertanaman campuran, dipandang dari kacamata agronomi.

“Program tersebut kita uji coba dan berikan Kepada Kelompok Tani di Tiyuh Daya Asri Kecamatan Tumijajar, dengan lahan seluas 1 Hektar. Adapun bantuan untuk uji coba tersebut berupa Bibit padi Ciherang, Bibit Ikan Mas dan Nila, Jaring, Plastik Jaring, dan Alat Penyedot air (Alkon), dengan anggaran dari APBD,” jelasnya.

Kita mulai bergerak dari awal bulan Maret 2020, lanjutnya, yang rencananya pada minggu kedua Maret ini sudah selesai dan akan kita Launching, tinggal kita menunggu hasilnya selama tiga bulan terhitung sejak selesai persiapannya nanti.

“Tentunya besar harapan agar uji coba ini bisa berhasil, sehingga ditargetkan tahun ini atau tahun 2021 mendatang, semua Tiyuh akan kita mulai dan berikan bantuan Mina Padi dari Pusat,” imbuhnya. (D/R)