TRANSLAMPUNG.COM

LAMPUNG UTARA – Ulah postingannya membakar bendera merah putih di media sosial Facebook, Pemilik akun Facebook Maisy Van Den Hook (Noni) diamankan Polres Lampung Utara, minggu malam (2/08/2020)


Pemilik akun Facebook dengan nama KTP Man Astutiningtyas warga gang kemuning RT/RW 005/008 Kelurahan Sribasuki Kecamatan Kotabumi Kabupaten Lampung Utara tersebut diamankan Polisi sekira pukul 22:00 Wib malam tadi.
Ulah postingannya tersebut, pemilik akun Maisy Van den hook sontak mendapat kecaman dari nitizen

Kapolres Lampung Utara AKBP Bambang Yudho Martono saat dikonfirmasi dikantor pemkab Lampura, selasa (3/08/2020) membenarkan prihal kejadian tersebut.


” Ya benar, kita menerima informasi tadi malam sekitar pukul 19:00 Wib, kemudian pukul 22::00 Wib saya pimpin langsung untuk penangkapan kepada yang bersangkutan  dirumahnya,” ucap Kapolres

Selain pelaku kami juga membawa orang tua pelaku untuk dimintai keterangan, dan setelah dilakukan pemeriksaan didapat hasil bahwa yang bersangkutan kami nyatakan agak kurang waras.


” Alasan dia, dia mendapat perintah langsung dari ketua PBB di Belanda yang menyatakan bahwa akan merubah Negara Indonesia akan menjadi Negara Kerajaan Mataram. Dan pengakuan tersebut sedang kami dalami, dan saat ini kami sedang meminta keterangan langsung dari rumah sakit jiwa di kurungan nyawa,” jelas Kapolres


Selain mengamankan pelaku kata Kapolres, kami juga membawa barang bukti  yang kami ambil tadi malam bekas pembakaran, tempat pembakarannya, kemudian ada beberapa bendera yang dijahit sendiri bendera belanda kemudian ada beberapa bendera Indonesia, 


Aksi ini baru pertama kali dilakukan yang bersangkutan, namun apabila ada perintah langsung dari ketua PBB, itu akan dilakukan lagi, namun dari keterangan dari Ketua RT dan tetangga tetangga sebelahnya memang sering terjadi keributan dengan yang bersangkutan.


” Pelaku ini hanya hidup berdua dengan orang tuanya, orang tuanya yang perempuan sudah almarhum bapaknya juga kerja serabutan, dan yang bersangkutan saat ditanya tidak ada kerjaan hanya makan tidur dirumah, saat ini kita sedang mengambil keterangan dari pihak rumah sakit, apabila dia dinyatakan kurang waras nanti akan ada surat kuningnya, tapi apabila tidak maka kami akan dalami lagi,” tegasnya sembari menghimbau kepada masyarakat  untuk mendekati tanggal 17 agustus hari kemerdekaan republik Indonesia, untuk selalu waspada, apabila ada informasi informasi atau ada kegiatan kegiatan yang ganjil baik di media sosial ataupun dimasyarakat.


Dan kepada nitizen dimedia sosial kami menghimbau karena ini sudah ditangani oleh pihak kepolisian aga tidak lagi memviralkan postingan tersebut, pungkasnya (Ek)