TRANSLAMPUNG.COM, LAMBAR -Polres lampung barat (Lambar) peringati HUT Satpam Ke-39 tahun 2019 dengan menggelar upacara bersama TNI, Sat Pol-PP, Senkom, dan Polri serta dinas terkait lainnya. Di lapangan apel Polres setempat. Selasa (21/01).

Kegiatan tersebut mengusung tema ”satuan pengamanan berbasis kompetensi mewujudkan SDM unggul untuk terciptanya situasi Kamtibmas yang kondusif dan terjaminnya keamanan di lingkungan kerja menuju Indonesia maju”.

Selanjutnya, Wakapolres Lambar, Kompol Vicky Zulkarnain membacakan amanat singkat Kapolri Jenderal Polisi Drs. Idham Aziz, M.Si. mengatakan, selamat ulang tahun ke-39. Momentum ini kiranya dapat dijadikan sebagai sarana evaluasi terhadap eksistensi dan kinerja satuan pengamanan, guna pembenahan dalam tugas di masa mendatang.

“Polri memerlukan dukungan dan peran aktif dari seluruh komponen masyarakat, termasuk satuan pengamanan sebagai profesi yang luhur dalam mengemban tugas dan fungsi kepolisian secara terbatas pada lingkungan kerjanya, “ucapnya.

Kehadiran Satpam, lanjutnya, apalah sebagai mitra Polri dalam upaya pemeliharaan Kamtibmas serta dituntut profesional. Dalam implementasinya, personel satuan pengamanan harus mampu mendeteksi setiap potensi kerawanan, melakukan tindakan pertama dan pencegahan dengan tepat, serta melaporkannya kepada pihak kepolisian untuk segera dilakukan langkah-langkah antisipasi.

“Dengan demikian, eksistensi Satpam dapat semakin memberikan kontribusi nyata untuk mewujudkan keamanan di lingkungan tugasnya masing-masing untuk mewujudkan postur Satpam yang semakin unggul dan profesional, maka diperlukan sistem manajemen sumber daya manusia yang optimal, “jelasnya.

Dia juga berpesan, untuk senantiasa meningkatkan keimanan dan ketakwaan terhadap tuhan yang sebagai landasan moril dalam mengemban amanah profesi yang luhur dan mulia, jaga kehormatan pribadi dengan berpegang teguh pada kode etik dan profesi satuan pengamanan, serta melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab.

“Tingkatkan kesiapsiagaan diri dalam mengidentifikasi setiap potensi gangguan pada lingkungan kerja, sehingga dapat segera diantisipasi dengan optimal, bangun komunikasi positif dengan seluruh komponen masyarakat, serta tingkatkan kerja sama sinergis dengan jajaran Polri dan seluruh stakeholders lainnya dalam memelihara stabilitas keamanan di lingkungan kerja, “tandasnya. (r7)