Oleh: Aqua Dwipayana

Jumat tadi pagi (20/11/2020) sebelum Ero meninggalkan rumah Bogor untuk “ngantor” di Jakarta dan menghadiri beberapa rapat termasuk di Tangerang, kami sempat diskusi ringan. Meski topik yang dibicarakan sederhana tapi menarik untuk dibahas.

Salah satu topik yang kami diskusikan adalah yang sedang aktual dibicarakan beberapa hari terakhir ini secara nasional yang dikaitkan dengan Komunikasi di Satuan Tugas Penanganan Covid-19. Kami saling tukar informasi.

Ero menceritakan tentang aktivitasnya beberapa hari terakhir sebagai relawan Satuan Tugas Penanganan Covid-19. Selain itu kegiatan barunya di Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN).

Saya menyimak semua yang disampaikan Ero. Sekaligus memberikan dukungan penuh pada seluruh aktivitas yang dilakukannya termasuk di KPCPEN.

Sejak pertama kali Ero bergabung di Satuan Tugas Penanganan Covid-19 – dulu namanya Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 – saya mendorong Ero untuk optimal belajar di sana. Sekaligus mengimplementasi Ilmu Komunikasi yang diperolehnya di kampus.

Ero adalah mahasiswa semester VII Jurusan dan Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat. Selama Covid-19 kuliah daring. Hal itu membuat Ero bisa nyambi jadi relawan di Satuan Tugas Penanganan Covid-19.

Sampaikan Pendapat dengan Santun dan Beretika Lengkap Argumentasinya
Jadi selama pandemi Covid-19 kuliahnya lancar, magangnya juga sesuai rencana. Itu adalah hikmah pandemi buat Ero. Selain dapat tambahan ilmu, wawasan, pengetahuan, dan pengalaman, jaringannya makin luas.

Relasi Ero tentu saja tidak hanya sesama relawan, tetapi juga para pejabat dari berbagai Kementerian dan pihak swasta yang terkait dengan tugas-tugasnya. Baik langsung maupun tidak, Ero dapat banyak pelajaran dan pengalaman berharga.

Kepada Ero, saya berpesan agar terus belajar komunikasi baik di Satuan Tugas Penanganan Covid-19 maupun KPCPEN. Di samping itu konsisten menjaga hatinya bahwa semua kegiatan yang terkait itu diniatkan ibadah, sepenuhnya karena TUHAN, bukan yang lain.

Jika ada pendapat terkait tugas-tugasnya disampaikan dengan santun dan beretika. Lengkap dengan argumentasinya. Dengan begitu mereka yang mendengarkannya senang dan tertarik untuk melaksanakannya.

“Siap pak. Insya ALLAH Ero laksanakan semua pesannya. Terima kasih banyak pak,” ujar Ero.

Dalam perjalanan dari Bogor ke Jakarta saya ucapkan selamat mengoptimalkan belajar komunikasi untuk aktualisasi diri. Salam hormat buat keluarga. 14.15 20112020😃<<<