MESUJI — Rusaknya akses jalan penghubung antar desa di Kecamatan Rawa Jitu Utara akibat terkena dampak Abrasi yang membuat akses jalan penghubung tiga desa di kecamatan tersebut hampir terputus. Yakni Desa Sidang Muarajaya, Desa Sidang Sidorahayu, dan Desa Sidang Isomukti, mulai mendapat perhatian Pemerintah Kabupaten Mesuji.

Pasalnya, rusaknya jalan tersebut mengakibatkan aktivitas warga di tiga desa tersebut sedikit terhambat. Terlebih sebagian besar masyarakat tiga desa itu berprofesi sebagai petani dan nelayan.

Menanggapi hal ini Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Mesuji Ridwan Zulkifli melalui Kepala bidang Sumberdaya Air Ardiansyah, mengatakan, jika pihaknya telah melakukan penanganan sementara dengan menimbun dan memperbaiki badan jalan menggunakan alat berat milik Pemkab Mesuji agar bisa dilalui.

“Sebenarnya masalah Abrasi ini kewenangan Balai Besar mas, kami juga sudah berkoordinasi dengan Balai Besar dan alhamdulillah dari pihak Balai Besar pun sudah merespon informasi nya akan dianggarkan melalui dana APBN di tahun 2021 mendatang untuk penanganan Abrasi itu, ” ujarnya saat di temui awak media di ruang kerjanya, Kamis (09/07).

Masih dikatakan Ardi, bahwa pihaknya saat ini hanya dapat melakukan penanganan sementara dengan menimbun badan jalan yang terkena Abrasi dengan Alat Berat. Akan tetapi faktor cuaca serta padatnya transportasi air disana menjadi penyebab utama terjadinya abrasi tersebut.

“Sementara sudah kami tangani dengan menimbun badan jalan yang terkena abrasi. Tetapi kita terkendala cuaca yang sering hujan dan sangat aktif nya transportasi air di sana menjadi faktor besar penyebab Abrasi ini karna kencang nya hempasan ombak yang menghantam badan jalan akibat aktivitas kapal motor (Spead Boat) yang mengangkut hasil tangkapan nelayan dan alat transportasi warga di wilayah perairan setiap hari lalu-lalang di saluran primer tersebut,” lanjut Ardi

Sementara terpisah, Kepala Bidang Prasarana Wilayah Maksum mewakili Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Mesuji Abu Rosid mengatakan pihaknya telah berkomunikasi dengan Balai Besar dan akan segera mengadakan pertemuan dengan pihak Balai Besar, Kabupaten Tulangbawang, Perhubungan, dan Provinsi untuk menyelesaikan persoalan Abrasi yang terjadi di Kecamatan Rawajitu Utara.

“Menindak lanjuti proposal yang di ajukan ke Balai Besar dan Kementerian akan diadakan Audiensi antara pak Bupati dengan pihak Balai terkait penanganan Abrasi di saluran primer tersebut. Akan tetapi, mengingat persoalan ini juga menyangkut kepentingan masyarakat Kabupaten Tulangbawang, maka ini juga melibatkan Provinsi. Untuk rencana pertemuan yang menentukan tempat dan waktunya nanti pihak Balai yang menentukan,”tandasnya(nara)