TRANSLAMPUNG.COM (PANARAGAN)– Perpanjangan Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Desa (DD), di Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) Lampung, belum ada kepastian.

Dikatakan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Tiyuh (DPMT) Kabupaten Tubaba, melalui Kepala Bidang Pemberdayaan Aparatur Pemerintah Tiyuh (Desa), Iwan Setiawan, saat dikonfirmasi translampung.com, pada Jumat (03/7/2020) pukul 15.00 Wib. Bahwa saat ini pihaknya dan Pemerintah Tiyuh sedang fokus penyelesaian BLT DD 3 Bulan pertama.

“Belum ada kesimpulan mengenai BLT lanjutan, tetapi pada intinya semua tergantung kesiapan Tiyuh, kami masih fokus penyelesaian BLT 3 bulan pertama.” Kata Iwan.

Berdasarkan Permendes Nomor 7 tahun 2020 tentang skala prioritas, BLT DD akan diperpanjang selama tiga bulan kembali untuk membantu meringankan dampak ekonomi akibat pandemi Covid 19 kepada masyarakat kurang mampu sampai bulan September 2020, tetapi dengan Nominal Rp 300 Ribu per Penerima, artinya separuh dari BLT 3 bulan pertama.

“DPMT bersama tim, baik dari Tiyuh, Bagian Hukum, Dinas Sosial, dan pihak terkait lainnya, akan segera melakukan pembahasan setelah penyaluran BLT 3 bulan pertama diseluruh Tiyuh selesai.” Ungkapnya.

Apakah BLT DD di Kabupaten Tubaba akan diperpanjang atau tidak, lanjut dia, tentu melihat situasi keuangan Tiyuh, karena dalam Permendes tersebut, jika keuangan tidak memungkinkan, maka BLT tidak diperpanjang.

“Selain itu, beberapa pertimbangan lainnya juga menjadi perhatian, yakni, kecemburuan sosial yang kemungkinan akan terjadi jika BLT diperpanjang, harus menyusun Anggaran Pendapatan Belanja Tiyuh (APBT) Perubahan kembali, dan faktor lainnya.” Imbuhnya. (D/R)