PANARAGAN (translampung.com)– Rekrutmen anggota program Tulangbawang Barat Cerdas (TBBC) tahun 2021, yang terdiri dari 10 Pengajar Cerdas Indonesia atau yang disebut Penggerak Nenemo, 3 Development Specialist, dan 1 Officer, telah selesai.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) Lampung, Budiman Jaya, melalui Sobri selaku Kasi Kesejahteraan Penghargaan dan Perlindungan Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan, saat dikonfirmasi translampung.com, Minggu (17/1/2021) pukul 09.00 Wib.

“Perekrutan anggota TBBC telah selesai, dan setelah melalui tahapan-tahapan seleksi maka didapatlah 10 orang untuk Penggerak Nenemo, 2 Development Specialist, dan 1 sebagai Officer.” Ujarnya.

Adapun 10 Penggerak Nenemo yang berhasil lolos adalah Amalia Oktavia Yasmin (Jember, Jawa Timur), Sirli Kartika Putri (Sungai Penuh, Jambi), Qudsiah Nur Avia (Jepara, Jawa Tengah), Mar’atis Sholikhah (Ngawi, Jawa Timur), Umi Nadzifah (Jember, Jawa Timur), Meidika Wahyu Utama (Ogan Komering Ulu Timur, Sumatera Selatan), Burhanuddin (Tanggamus, Lampung), Indah Safitri (Bandar Lampung), Ravika Lisa Indra (Tanah Datar, Sumatera Barat) Nurjannah Siregar (Padangsidimpuan, Sumatera Utara).

“Sementara untuk Development Specialist yakni, Bernadeta Valentina (Tanggerang), Umrotun Niswah (Aceh Tengah), dan Renti Rosmalis (Bengkulu). Sedangkan 1 Officer Ekono Nugroho (Boyolali).” Ungkapnya.

Dalam seleksi yang dilakukan, mereka melalui tahapan seleksi administrasi dan essay, lalu interview bersama asesor dan psikologi, tes TPA dan Psikotes, dan terakhir cek kesehatan. Selanjutnya, dijadwalkan akhir Januari mereka akan tiba di Tubaba dan akan dilakukan pelatihan intensif untuk belajar project managament serta project-project di Sekolah-sekolah yang ada di Tubaba.

“Dengan masuknya para Pengajar Cerdas, Development Specialist, dan Officer tahun 2021 di TBBC, diharapkan dapat meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) melalui pembelajaran yang efektif untuk menciptakan siswa-siswi yang berkarakter, unggul, dan berdaya saing, terhadap pelajar khususnya jenjang sekolah SD dan SMP. Karena mereka ini lah yang akan mengawasi dan membina para Guru Penggerak yang ada di Sekolah-sekolah.” Imbuhnya. (D/R)