TRANSLAMPUNG.COM,PESAWARAN-Upaya penanggulangan Pandemi Covid-19 di Kabupaten Pesawaran, Pemerintah Kabupaten Pesawaran melakukan efisiensi anggaran mulai dari pejabat eselon hingga tunjangan Bupati dan Wakil Bupati Pesawaran.

Menurut Dendi Ramadhona dalam penanggulangan Pandemi Covid-19 ini, pemerintah Pesawaran melakukan sejumlah efisiensi anggaran seperti perjalanan dinas, dana taktis dan tunjangan-tunjangan terhadap pejabat eslon.

“Saya pribadi selaku Bupati dan pak Wakil Bupati, telah memangkas tunjangan-tunjangan selain itu juga dana bagi hasil cukai tembakau kita refocusing juga. Rasionalisasi TPP pegawai juga ada, tapi yang setingkat pejabat mulai dari eselon empat, dan dana untuk acara ceremony dan sosialisasi kita tiadakan,”kata Dendi usai melaksanakan screening kendaraan yang melintasi Tugu Pengantin Gedongtataan, Minggu (12/04/2020). 

Menurutnya, sampai dengan saat ini Pemkab Pesawaran telah menyiapkan anggaran sebesar Rp19 miliar untuk penanganan Covid-19 hingga beberapa bulan kedepan.

“Dalam mempersiapkan dana penanggulangan Covid-19 ini, kita menggunakan asumsi makro, jadi jumlah anggaran tersebut mungkin saja bertambah melihat dinamika nanti, itukan baru hitungan kita sampai dengan bulan mei (2020).

“Karena kemarin Kemendagri dan Kementerian keuangan juga sudah memberikan keleluasaan kita, agar Pemda bisa membuat asumsi-asumsi terburuk, sehingga anggaran itu bisa alokasikan uang pertama untuk indikator kesehatan, yang kedua jaring keamanan sosial, yang ketiga ekonomi dan pangan, seperti itu,”jelasnya.

Lebih lanjut orang nomor satu di Bumi Andan Jejama ini juga menjelaskan, mengenai hal ini pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Kemendagri. 

“Kalau TAPD sudah saya tanda tangani. Kalau ke pihak legislatif sesuai regulasi hanya pemberitahuan atau informasi, tapi yang pasti kita sudah memberikan laporannya ke Kemendagri melalui Dirjen Keuangan Daerah,” pungkasnya,(ydn).