PANARAGAN (Translampung.com)- Pemkab Tulangbawang Barat (Tubaba) Lampung, siap mendorong PT Huma Indah Mekar (HIM) dalam penyelesaian secara Mediasi sengketa lahan Tanah Hibah dan sengketa lahan masuk dalam HGU yang berada di wilayah Kabupaten Tubaba.

Hal tersebut disampaikan Bupati Tubaba Umar Ahmad, dalam pertemuan silaturahmi antara PT.HIM  dengan Unsur Forkopimda Tubaba dan Forkopimda Tuba, dalam pembahasan sengketa lahan Tanah Hibah seluas 150 Ha dengan pihak mengklaim Warga Tiyuh (Desa)  Penumangan Tim 13.

Berdasar pantauan translampung.com, pertemuan tersebut digelar di Hotel Brugo Cottage, Komplek Islamik Center Kelurahan Panaragan Jaya,  Kecamatan Tulangbawang Tengah, Kabupaten setempat. Pada (19/1/2021) sekitar pukul 11.00 Wib.

Menurut Bupati, wilayah Tubaba yang memiliki lahan HGU luas hanya lebih kurang 5,5 Persennya dan itu selalu dalam permasalah atau sengketa. maka dalam pertemuan silaturahmi ini, pihak Pemerintah Tubaba yang didalamnya Unsur Forkopimda siap membantu dalam hal penyelesaian secara Mediasi.

“Kita kembalikan ke Pihak PT.HIM,  apakah jalur mediasi atau  jalur Hukum, sifatnya Pemkab TubaBA siap membantu untuk mendorong dalam penyelesaian nya dengan jalan terbaik selesai Damai Aman demi kemajuan Tubaba.” Kata Bupati.

Hal demikian disampaikan juga Ketua DPRD Tubaba Ponco Nugroho. Terkait sengketa lahan tanah Hibah 150 Ha tersebut perlunya Komunikasi secara berjenjang untuk mendapatkan solusi dalam penyelesaiannya.

“Intinya DPRD Tubaba siap memfasilitasi dalam hal mediasi agar permasalahan tersebut dapat selesai dengan masyarakat aman dan damai.” Katanya.

Sementara itu pihak manajemen PT.HIM menjelaskan. Perusahaan yang bergerak di bidang perkebunan karet saat ini ikut serta mengentaskan kemiskinan dan pengangguran tentunya dengan mengerjakan karyawan sebanyak 1.118 orang.

“PT HIM juga tetap melaksanakan kewajibannya yaitu memberikan pembayaran PBB pada tahun 2019 sebesar 1.090 Milyar, dan di tahun 2020 juga melaksanakan kewajibannya memberikan pembayaran PBB sebesar 1.130 miliar.” Jelasnya.

Bahkan juga PT.HIM selama ini  berperan dalam melaksanakan mencerdaskan anak bangsa mempunyai sebuah Yayasan SMP Bina Desa yang ditempati oleh seluruh masyarakat penumangan, dan dari manapun secara gratis, sekolah ini mutlak dibiayai oleh manajemen PT.HIM. dan telah melaksanakan ujian berbasis komputer 

“Saat ini PT HIM mengalami sebuah Musibah ataupun sebuah penguasaan lahan yang dikuasai oleh masyarakat yang mengatasnamakan 13 seluas 150 hektar.” Imbuhnya. (D/R).