Pringsewu – Pembukaan rekening tabungan untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang mendapatkan bantuan rumah tidak layak huni dari pemerintah pusat yang dananya bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) yang disalurkan melalui dinas PUPR pringsewu, bertempat di ruang aula kelurahan fajaresuk, Jumat (4/9).

Kegiatan ini dihadiri oleh Plt.kepala dinas PUPR yang di wakilkan oleh Kabid perumahan PUPR berserta staf dan warga penerima bantuan (PB) bedah rumah.

Adapun sambutan dari Kabid perumahan dinas PUPR pringsewu A Handrie yusuf S.T, M.T yang mewakili Plt.kepala dinas PUPR pringsewu Imam Santiko mengatakan, Bantuan rumah tidak layak huni menjadi layak huni merupakan salah satu program untuk penanganan wilayah kumuh kabupaten Pringsewu.

Lanjut Handrie, adapun masyarakat yang mendapat bantuan dari rumah tidak layak huni menjadi layak huni untuk tahun 2020 keselurahannya 152 PB.terbagi wilayah pekon bumi ayu 50 PB,kelurahan fajeresuk 22 PB, kelurahan Pringsewu utara 80 PB.

“Program bantuan pemerintah ini bersimber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) yang disalurkan melalui dinas PUPR pringsewu bidang perumahan yang akan menindak lanjuti pembangunan perumahan berupa rumah swadaya,dalam bentuk stimulan penerima bantuan”Ujarnya

Handrie menjelaskan apa yang di maksud Stimulan, berupa dana pancingan agar masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) mau meningkatkan rumahnya yang semula tidak layak huni menjadi layak huni.

“Adapun rumah dikatakan layak huni harus memenuhi empat pilar,antara lain ketahanan bangunan, kecukupan ruang, ada sarana air bersih, ada Serana sanitasi yang baik,”Ungkapnya.

Perlu di ketahui kegiatan ini di jalankan menurut aturan protokol kesehatan .