Lampung Barat – Sekretaris Komisi Tiga Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lampung Barat (Lambar) Nopiyadi, meminta pemerintah Daerah setempat untuk memperketat kembali penerapan protokol kesehatan guna menekan penambahan kasus baru Covid-19.

“Pemerintah harus memperketat kembali pengawasan penerapan protokol kesehatan, sebab telah ada perubahan zona risiko dari Zona orange menjadi zona Merah ujar ketua Fraksi PKS Bersatu , Nopiyadi,S.IP

Ia mengatakan, pengetatan kembali pengawasan harus dilakukan setelah adanya perubahan zona risiko, dimana Lampung Barat berganti dari zona oranye dengan tingkat penularan risiko sedang menjadi zona merah dengan tingkat penularan Covid-19 risiko tinggi.

“Ini menjadi peringatan bagi kita semua agar sesegera mungkin menekan penularan Covid-19, setelah terjadi perubahan zona risiko,” ucapnya.

Menurutnya, peran serta masyarakat untuk patuh menerapkan protokol kesehatan menjadi hal terpenting yang harus dilakukan untuk membantu pemerintah menekan angka Covid-19.

“Covid-19 tidak dapat ditekan tanpa ada partisipasi masyarakat untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan,” katanya.

Berdasarkan data yang dipublikasi oleh Dinas Kesehatan Lampung Barat , pada hari senin, 18 Januari 2021 terdapat total kasus Covid-19 sebanyak kasus 115 kasus, dan 10 kasus kematian akibat Covid-19.

Dan penambahan kasus terbaru Covid 19 Claster hajatan (Pesta) terkonfirmasi positif, karena itu pihaknya menyarankan Bupati beserta Forkopinda urgen untuk melakukan evaluasi menyeluruh penangana Covid-19 di Lampung Barat termasuk kegiatan kerumunan.

Bahas juga diantaranya minimnya koordinasi dan kontribusi pihak lain seperti BUMN, lembaga atau perusahaan yg ada dil Bumi Skala Berak dalam penanganan Covid19. “Juga sudah begitu banyak Nakes menjerit karena meningkatnya pasien Corona, ruang Isolasi penuh dan info terbaru insentif nakes belum terbayarkan juga,” Tutup nopi.