TRANSLAMPUNG.COM,PESIBAR
-Pelebaran jalan di jalan pantai harapan pekon way redak, kecamatan pesisir tengah menuju pekon walur, kecamatan krui selatan, diduga proyek siluman dan asal asalan.

Pasalnya, pada pembangunan pelebaran jalan tersebut tidak terpasang plang proyek dilokasi pekerjaan. Yang sejatinya dan yang seharusnya terpasang, dan lebih dalam lagi pelebaran jalan tersebut sangat dangkal dan tidak cukup satu meter lebar di dua bahu jalan lingkar tersebut di beberapa titik.

“Kalau untuk kedalamnya galian tersebut kurang lebih 30 Cm dan lebarnya satu meter, tetapi itu kelihatan dibeberapa titik saja ada yang dangkal dan lebarnya tidak sampai satu meter,” Ungkap, salah satu warga sekitar, yang minta identitasnya dianonimitaskan.

Seperti di ketahui dari hasil investigasi translampung.com, di lapangan. Untuk kedalaman galian terlihat dangkal dibeberapa bagian sepanjang jalan yg tengah dibangun itu. Selain itu juga untuk pemadatan bahu jalan yang akan di hotmik tersebut terlihat banyak yang mengunakan campuran tanah dan pasir di titik-titik tertentu.

Sementara, saat dikonfirmasi melalui telpon kontraktor pekerjaan pembangunan tersebut, Ahok membenarkan pekerjaan tersebut miliknya dan untuk nilai dari pekerjaan sekitar 4,5 milayar rupiah. Dan mengenai tidak adanya papan informasi pekerjaan dilokasi pembangunan diapun mengatakan memang plang ada namun tidak dipasang.

“Papan plang itu tentu ada, namun sengaja kita simpan di mess pekerja. Itu dilakukan karena masyarakat disekitar sini usil terhadap pekerjaan kami. Dan Kalau masalah kedalaman yang tidak sesui nanti kita isi tepung terigu, udahlah yang penting kantongnya ngisi, “Tandasnya, seraya menutup telepon. (r7)