TRANSLAMPUNG.COM,BANDARLAMPUNG-Wakil walikota Bandar Lampung ,M. Yusuf Kohar yang juga sebagai calon wilikota Bandarlampung melaksanakan silaturahmi kepada ratusan warga di  Kelurahan Sepang Jaya, Labuhan Ratu, Minggu (16/2/2020).

Dalam agenda silatirahmi yang di lakukan oleh orang nomor dua di Kota Tapis Berseri ini mengatakan, bahwa pelayanan dan ruang publik yang mencakup serta pembuatan KTP dan KK, terminal, Ruang Terbuka Hijau (RTH), taman maupun pasar harus dibenahi ke depannya.

Sebab menurutnya, hal-hal tersebut merupakan elemen prioritas bagi Kepala daerah dalam memajukan suatu daerahnya, dan tentunya termasuk dalam program kerjanya ke depan jika ia terpilih sebagai Walikota Bandarlampung.

Hal ini juga sesuai aspirasi yang datang dari beberapa warga Sepang Jaya soal keluhan pembuatan KTP hingga tidak sesuainya alamat di sistem. Seperti keluhan dari salah satu ibu-ibu yang menceritakan saat ia membuat KTP, namun alamat tempat tinggalnya dengan alamat yang terdaftar di sistemik, tidak sesuai.

“Saya membuat KTP dengan alamat Tanjung Senang, namun ketika saya membuka rekening beberapa hari lalu, ternyata alamat di KTP dengan yang di sistem (Dikdukcapil) tidak sesuai, karena beralamatkan di Kelurahan Tamin, jadi data saya tidak bisa dibaca,” ucapnya.

Menanggapi hal ini, Yusuf Kohar mengimbau kepada ibu tersebut untuk mengecek kembali ke Disdukcapil untuk dibenahi.

“Silahkan ibu menghadap Kadisnya, dan  kalau ada masalah silahkan ke ruangan saya, saya setiap hari ada di ruangan,” kata Yusuf Kohar.

Urusan KTP juga, kata Yusuf Kohar, merupakan salah satu tugas aparatur baik RT, Kepala Lingkungan, Lurah, maupun Camat.

“Kalau perlu,Aparatur harus jemput bola, keliling melakukan pendataan. Sistem Capil harus dibenahi juga, bisa cetak KK, KTP, KIA, dan Akte kelahiran dengan satu sistem. Jadi, satu orang bisa cetak semua,” jelasnya.

Saat ini, ungkap Yusuf, masyarakat tidak perlu khawatir dalam membuat KTP, karena blanko sudah kembali tersedia di Disdukcapil.

“Saya sudah mengecek langsung, intinya jadi kepala daerah itu harus cek n ricek, jangan apa kata anak buah saja,” tegasnya.

Terkait perizinan usaha, kata dia, ke depan harus dipermudah, agar investor mau datang dan berinvestasi ke Bandarlampung. “Perizinan harus mudah dan cepat biar banyak tercipta lapangan kerja baru, kan bisa meminimalisir angka pengangguran,” kata Ketua APINDO Lampung ini.

Dirinya juga ke depan akan berupaya membersihkan lingkungan di Kelurahan tersebut dan tentunya membersihkan diri juga dengan tidak main-main dengan fee proyek.

“Masyarakat Bandarlampung ini ingin lingkungannya bersih, tidak banjir, Pendidikan harus lebih baik dan gratis tentunya,”tegasnya.

Sementara itu Min Yuana selaku istri dari M.Yusuf kohar  dalam sambutan singkatnya berjanji tidak akan ikut campur di Pemerintahan jika Yusuf Kohar diamanahkan warga Tapis Berseri untuk menjadi Walikota ke depan. Sebab kata dia, istri walikota hanya fokus di
PKK, Dekranasda dan Darma Wanita.

“Saya hanya mengimbau kepada ibu-ibu untuk mengecek anaknya biar tidak ada masalah (Stunting) ke Posyandu, apa lagi jika sudah melahirkan,” kata Min Yuana.

Orang tua juga, kata Min Yuana, harus  bisa memberikan pendidikan yang baik, kesehatan dan attitude kepada anaknya. “Jangan pernah membandingkan anak kita dengan anak lain baik dari segi kepintaran, maupun lainnya. Jangan sampai mental dan pikiran anak kita terganggu,” jelasnya.

Dirinya  juga mengimbau kepada orang tua untuk menjaga anaknya, guna menghindari aksi kriminal yang marak terjadi, baik itu penculikan, kekerasan maupun pelecehan seksual. 

“Bilaperlu kita antar sendiri anak kita berangkat ke sekolah,” imbaunya.

Selain itu,dirinya juga mengajak ibu-ibu untuk rajin membawa anak ke posyandu, untuk imunisasi agar bisa meningkatkan ketahanan tubuh anak.

“Dengan adanya imunisasi, dapat menambah kekebalan tubuh si anak,” pungkasnya.(*/ydn).