TRANSLAMPUNG.COM (PANARAGAN)–
Pasien wabah Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) Lampung, sejak Januari kemarin hingga saat ini tahun 2020 mengalami penurunan.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Tubaba Majril.S.Kep, saat di jumpai translampung.com di ruang kerjanya pada (12/3/2020) sekitar pukul 13.35 Wib.

Tahun 2020 ini, total ada 128 kasus masyarakat Tubaba yang terkena Demam Berdarah (DBD), dari sejumlah pasien tersebut berasal dari Kelurahan Panaragan Jaya, Dayamurni, Mulya Asri, kemudian Tiyuh (Desa) Karta Raharja, Candra Mukti, Margodadi, Marga Kencana, Pagar Dewa, Kibang Budi Jaya, Totomulyo, Toto Katon, Suka Jaya, Dwikora, Mercubuana, Indra Loka Jaya, dan Gilang Tunggal Makarta.

“Dari 128 Kasus yang terkena DBD tersebut semua berhasil ditangani dengan baik dari Fasilitas Pelayanan Kesehatan kita, sehingga sampai saat ini masih bisa aman dan tidak ada kasus yang sampai meninggal dunia.” Kata Majril dikutip translampung.com

Menurutnya, jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya pada tahun 2019 terdapat total 185 Kasus pasien DBD, alhamdulillah tahun ini kita menurun, artinya sejauh ini kita sudah ada peningkatan dalam pelayanan kesehatan terhadap masyarakat, sesuai komitmen Bupati Tubaba Umar Ahmad.Sp.

“Upaya dalam menangani DBD ini, kita sudah mengirimkan obat-obatan, alat fogging, dan Baper Stock lainnya, sehingga semua upaya sudah maksimal yang kita lakukan, saya berharap kepada masyarakat untuk bisa bekerjasama dengan cara menjaga lingkungan sekitar dan pola hidup sehat, sehingga tidak hanya mengandalkan pemerintah setempat saja, melainkan juga kerjasama kita semua untuk menjadikan kabupaten Tubaba menjadi Kabupaten Sehat, karena dengan Masyarakat yang sehat akan menghasilkan SDM yang unggul.” Imbuhnya (D/R).