TRANSLAMPUNG.COM,KALIANDA-Nama Wakil Bupati Lampung Selatan Pandu Kesuma Dewangsa (PKD) terus mendapatkan dukungan untuk menduduki posisi kursi ketua DPD II Partai Golkar kabupaten setempat.

DPD II Lampung Selatan sendiri, berencana akan menggelar musyawara daerah luar biasa (Musdalub) untuk pemilihan kursi ketua, paska Tony Eka Candra (TEC) mengundurkan diri dari kursi ketua partai berlambang pohon beringin itu.

PKD sendiri dikabarkan tengah inten’s melakukan komunikasi serta koordinasi dengan pengurus dan para petinggi Golkar.

Dukungan ini datang Danang Marhaens,S.i.p. Danang merupakan wakil ketua Soksi sayap partai Golkar DPD II kabupaten setempat.

Alumni Fisip Unila itu bercerita kenapa pihaknya mendukung PKD. Menurutnya, yang tidak terbantahkan saat ini PKD adalah orang nomor 2 di Lampung Selatan.

Selain itu, secara kepribadian PKD merupakan sosok pemimpin muda dan enerjik, memilik jenjang pendidikan yang cukup mempuhuni, agamais, mantan 2 priode anggota DPRD, serta didukung secara finansial.


“Makanya kita dorong sosok-sosok pemuda seperti mas PKD untuk menjadi pemimpin di Lampung Selatan,” katanya, Selasa (13/7/ 2021).

Menurut Sekretaris Forum komunikasi Mahasiswa Kekaryaan (Fokusmaker)
Provinsi Lampung itu, sudah saatnya Golkar Lampung Selatan dipimpin oleh orang-orang muda. Pihaknya berkeinginan untuk mereformasi Partai Golkar, bagaimana agar kaum muda masuk dalam struktur partai.
“Kita itu ingin, orang muda yang main di partai. Politik itu adalah, merebut dan mempertahankan kekuasaan dengan cara apapun. Nah, Orang-orang tua atau dapat dikatakan senior bisa menjadi tempat mereka bertanya, berkonsultasi memberikan nasihat dan meminta wejangan untuk pergerakan anak-anak muda di dalam partai. Kalau ada gerakkan seperti ini, bagaimana. Harusnya seperti itu,” kata Danang anak dari mantan Ketua Golkar Lampung Selatan Alm. Asep Yani itu.

Nah untuk itu, lanjut Dia, sosok PKD adalah sosok yang memenuhi kriteria untuk memimpin Golkar Lampung Selatan.
“Partai itukan harus punya geliat dan semangat yang kekinian. Karena, 30 persen pemilih potensial itu datang dari pemuda. Makanya kita sangat mendukung beliau. Secara, beliau masih muda, pintar, agamis dan mempuhuni. Makanya, cocoklah itu,” tegasnya.

Ia pun menegaskan bahwa, Fokusmaker berencana akan membuat surat pernyataan untuk mendukung PKD dalam perhelatan Mudalub Partai Golkar tahun 2021 yang rencananya bakal digelar pada akhir Juli atau awal Agustus mendatang.
“Ya (Fokusmaker Provinsi Lampung akan membuat surat dukungan) untuk mendukung PKD pada Musdalub,” kata Dia.

Ia berpendapat, Partai Golkar bukan tempat yang baru bagi Pandu. Pasalnya, ayahanda Pandu Kesuma Dewangsa yakni Muhar Gusti pernah tercatat sebagai sosok pengurus partai Golkar Lampung.
“Artinya, Golkar ini bukan tempat yang baru bagi PKD. Mengalir darah Golkar di nadi Pandu. Golkar juga tidak menutup diri apabila orang luar yang mau masuk. Jadi nggak mesti, kader tulen yang bertahun-tahun jadi menjadi kader. Target besar partai Golkar itu menang pada Pemilu 2024 dan Pandu punya sosok itu dan punya gambaran untuk bisa mencapai itu,” kata Dia.

Ia menyatakan kerinduan akan sosok pemimpin di daerah yang lahir dari rahim Partai Golkar. Pasalnya, sejak berganti beberapa kepala daerah Golkar selalu berada diluar pemerintahan. Terkahir di era bupati Wendi Melfa.
“Saya sangat paham isinya Golkar, struktural Golkar semangat karya dan kekaryaan yang digaungkan Golkar. Karena saya putra Bpk Asep Yani mantan Ketua Golkar Lampung Selatan, artinya saya sudah bertahun-tahun disana,” kata Danang.

“Kenapa Golkar Redup di Lampung Selatan, karena kita tidak dekat dengan kekuasaan dan elit partai tidak berpikir serius untuk membesarkan partai. Sejatinya, Golkar itu selalu menjadi sahabatnya pemerintah. Dari zaman Zainudin, Golkar selalu mengkritik dan zaman sekarang pun demikian. Harusnya ada gerakan, agar Golkar tetap dapat menjaga eksistensinya di Lampung Selatan,” tandasnya.

Dukungan lainnya datang dari salah seorang akademisi asal Lampung Selatan yakni Nursyamsi HZ,S.Ag,M.Pd.I.

Menurut pandangan pribadi Nursyamsi, sosok PKD adalah sosok yang sangat tepat untuk memimpin Golkar. Selain sifat Pandu yang tidak terlihat ambisius untuk mengejar kekuasaan, putra daerah dan latar belakang kepribadian Pandu yang baik, yang akhirnya membuatnya mendukung PKD untuk maju menjadi ketua Golkar Lampung Selatan.
“Seandainya beliau mendapatkan restu dari ayahandanya, PKD adalah figur yang tepat. Baik secara pengetahuan dan keilmuan, agamais, mantan anggota DPRD dan tidak neko-neko serta didukung secara finansial. Artinya, dari segi persyaratan sudah cukup” tegas Dosen STAI Yasba Kalianda itu.

Dari padangan kacamatanya, selama kenal dengan PKD hingga PKD sendiri menjabat sebagai wakil bupati Lampung Selatan, sosok PKD dilihatnya sebagai sosok kaum muda yang ingin berbuat untuk kemajuan Lampung Selatan dan bukan mengejar hal lainnya.

“Jadi, apa masalahnya jika beliau ingin maju menjadi ketua Golkar. Saya secara pribadi mendukung untuk itu. Saya juga tidak berpihak pada siapapun, hanya menyoroti perkembangan kegiatan Musdalub Lampung Selatan,” pungkasnya.(Johan)