TRANSLAMPUNG.COM, TANGGAMUS – Kabupaten Tanggamus dihebohkan dengan kabar oknum Aparatur Sipil Negara wanita yang diduga menyalahgunakan narkoba. Sejak Selasa (13/10/2020) malam hingga hari ini (14/10/2020), rumor tersebut masih menjadi buah bibir di kalangan pejabat pemkab setempat.

Kehebohan kian bertambah. Sebab penyalahgunaan narkoba itu dikabarkan terjadi di salah satu perumahan ASN, Griya Abdi Negara Pemkab Tanggamus. Itu merupakan perumahan khusus bagi untuk rumah dinas ASN dan honorer.

Terkait identitas oknum ASN wanita yang terjaring oleh petugas, sampai berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari dari Satuan Reserse Narkoba Polres Tanggamus. Namun dari pengumpulan data di lapangan, diduga oknum ASN itu berinisial PMS. Dia diduga berdinas di Kantor Kesbangpol Kabupaten Tanggamus.

“PMS itu adalah anak dari salah satu mantan kepala dinas di sini (Pemkab Tanggamus, Red). Dulu, ayahnya PMS juga pernah terjerat kasus serupa tahun 2017. Selain PMS ada seorang pria pria berinisial Nof yang turut digelandang. Profesinya pria itu apa, saya kurang paham,” ujar salah seorang perwira di Polres Tanggamus.

Sempat beredar kabar, selain oknum ASN PMS dan pria berinisial Nof, ada lagi pria berinisial Rhm yang turut diamankan. Tapi belakangan, perwira yang menjadi narasumber bagi translampung.com itu merevisi keterangannya.

“Klarifikasi ya, si Rhm itu nggak jadi (dibawa). Jadi hanya PMS dan Nof,” kata sang sumber.

Penggerebekan itu terjadi sekitar pukul 19.05 WIB, Selasa (13/10/2020). Sangat disayangkan, terkait peristiwa ini, Kasatres Narkoba Polres Tanggamus, AKP I Made Indra Wijaya, S.H., M.H. belum memberikan keterangan resmi. Pesan daring yang dikirimkan pada Kasatres Narkoba sejak Selasa malam, sampai Rabu siang ini juga belum mendapatkan respon. Demikian juga dengan pesan daring kepada Kapolres Tanggamus AKBP Oni Prasetya, S.I.K. (ayp)