PANARAGAN (translampung.com)– Sebagai salah satu program Jaminan Sosial, Pemerintah Pusat dan khususnya pula Provinsi Lampung, memberikan bantuan berupa BPJS Asuransi kepada Nelayan di tahun 2020.

Hal tersebut disampaikan Plt.Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba), melalui Rukiza selaku Kepala Bidang Tangkap dan Pembinaan, saat dikonfirmasi translampung.com, Selasa (10/11/2020) pukul 09.10 Wib.

Dikatakan Rukiza, bahwa program tersebut telah dimulai sejak Mei 2020, dan Dinas Perikanan telah mengusulkan sebanyak 619 Nelayan Tubaba waktu itu, dengan mengirimkan data KTP, KK, serta Nomor HP Nelayan. Dari usulan itu hanya 25 Nelayan yang berhasil mendapatkannya, yang diumumkan sekitar 25 Oktober.

“Program tersebut baru tahun ini, dan akan berlanjut kedepannya, sehingga kita akan terus mengusulkan nama-nama Nelayan untuk mendapat BPJS Asuransi, agar jika terjadi kecelakaan atau bahkan kematian saat bekerja bisa diberikan bantuan,” ungkapnya.

Program BPJS Asuransi, jelas dia, memiliki target 1000 Nelayan seluruh Indonesia tahun ini. Dan untuk Lampung program ini sudah ada Perjanjian Kerjasama antara Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Lampung dengan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bandar Lampung tentang perlindungan Jaminan Sosial bagi para Nelayan Provinsi Lampung Nomor 523/531/V-19 SET/2020. Serta Sesuai Keputusan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Lampung Nomor 523/028/V-19-Tangkap.2/2020 tentang penetapan Nelayan penerima Bantuan Premi Asuransi Nelayan Berjaya Provinsi Lampung tahun 2020.

“Bagi Nelayan yang mendapat, nantinya jika diperlukan bisa diklaim melalui Bank BRI, Kantor Pos, Alfamart dan Indomaret,” imbuhnya. (D/R)