Lampung Barat – Musyawarah Rencana Pembangunan tingkat kecamatan yang dihelat di Bandar Negeri Suoh (BNS), Kabupaten Lampung Barat (Lambar), warga harapkan pembangunan Bendungan Irigasi Way Samang, di Kecamatan setempat.

Dikatakan salah satu masyarakat Tanjung Sari, Ngalimun, pihaknya menyambut baik kedatang Bupati (Parosil Mabsus), “ini membawa buah yang enak dan hasil yang baik,” jelasnya.

Kata dia, musrenbang ini adalah lahan warga untuk menyampaikan keluhan dan harapan untuk diambil langkah yang membuahkan hasil.

Tahun 2019 lalu warga mengusulkan bendungan irigasi lewat pemerintah pekon yang diusulkan di Musrembang kecamatan kala itu karena mayoritas penduduk Kecamatan BNS bermata pencarian sebagai petani.

Akan tetapi pada tahun 2021 dan kali ketiga musrembang ini dilaksanakan bendungan Way Samang tak kunjung terealisasi.

Menurutnya, bendungan irigasi tersebut dibutuhkan karena warga banyak bersentuhan pada hasil bumi yang berpangku pada air.

Awalnya, cerita dia, karena semangatnya warga agar di bangunannya bendungan tersebut, warga pekon Tanjung Sari, gotong royong membersihkan lokasi rencana tempat pembangunan.

“Kita tumbangkan pohon kelapa gotong-royong, dengan harapan permintaan bendungan dapat diwujudkan,” ucapnya.

Lalu, Peratin Srimulyo, Nuryansah, menuturkan, selama ini pekon setempat belum pernah mendapat bantuan rumah tidak layak huni. Karena pihaknya menilai bantuan tersebut hanya prioritas di suatu tempat.

“Jangan di pekon-pekon itu saja, pekon tempat kami mau, dua, lima atau 10 unit cukup,” tegasnya.

Sementara, Bupati Lampung Barat (Lambar), Parosil Mabsus, menyampaikan, tidak terlaksana pembangunan tersebut karena tahun lalu terjadi recofusing anggaran dampak Pandemi covid-19.

Sehingga tahun ini pihaknya akan berupaya agar secepatnya terealisasi, tetapi dia menegaskan, jika pembangunan dari segala sektor harus menggunakan skala prioritas.

“Karena faktornya keterbatasan anggaran yang dimiliki pemkab Lampung Barat dari APBD,” imbuhnya. (aris/safri)