Lampung Barat – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Lampung Barat, alihkan dana anggaran 40 persen untuk pemberian edukasi pencegahan wabah Covid-19 yang tengah melanda.

Untuk memutuskan mata rantai pandemik global tersebut MUI juga menerapkan PHBS (Prilaku Hidup Bersih dan Sehat) sesuai dengan anjuran agama islam adalah kebersihan sebagian dari iman.

Selain itu juga hasil Rakorda tahunan MUI September 2019 lalu, untuk kegiatan tahun 2020 akan melaksanakan pelatihan bagi seluruh pengurus MUI Kecamatan dalam kegiatan pelatihan pemberdayaan bidang ekonomi dan keagamaan yg akan dilakaanakan bulan Maret 2020 lalu.

Tetapi disebabkan intruksi pemerintah terkait virus Corona tersebut untuk tidak mengumpulkan masyarakat ramai, MUI harus menunda kegiatan tersebut hingga kondisi membaik.

Dijelaskan Bendahara MUI Lampung Barat, Didi Mashudi Ahmad, Rencana awal mendatangkan pemateri dari MUI Pusat dan MUI Provinsi yang akan dipusatkan di islamic Center, Kawasan Sekuting Terpadu, Pekon Watas, Kecamatan Balik Bukit dengan peserta dari masing-masing pengurus MUI Kecamatan sebanyak tiga orang yang rencana kegiatan tersebut berlangsung selama tiga hari.

Namun semua agenda kegiatan MUI harus dihentikan sementara waktu karena masih menunggu intruksi pemerintah terkait kondisi Covid-19 ini selesai.

“”Dengan demikian semua agenda kegiatan MUI harus dihentikan atau dialihkan sementara waktu karena masih menunggu intruksi pemerintah sampai dengan kondisi Covid-19 ini selesai. Namun demikian MUI tetap menghimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang dan mentaati apa yang telah di sarankan pemerintah untuk tetap melaksanakan ibadah dirumah kalaupun melaksanakan ibadah berjamaah tetap mengedepankan protokol kesehatan” tutur Didi Mashudi saat dikonfirmasi via handpone. (Sf)