MESUJI – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Mesuji di dampingi tim pemantau dari Kecamatan melakukan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) keuangan dan pengelolaan Dana Desa tahap I tahun 2020, di Desa Bukoposo, Desa Margo Bakti dan Desa Sumber Rejo, Kecamatan Way Serdang, Kabupaten Mesuji, Kamis (04/06).

Dalam kesempatan ini Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Mesuji Sunardi Nyerupa.SE., memimpin langsung pelaksanaan kegiatan monev di tiga desa tersebut, di dampingi Sekertaris DPMD Ferry Antoni.SIP., beserta jajarannya.

Sunardi menegaskan bahwa setiap Aparatur dan perangkat desa harus memahami dan mengerti segala aturan yang berkaitan dengan pengelolaan administrasi, Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) . Supaya dalam mengelola Dana Desa dapat tepat sasaran, sesuai dengan kebutuhan dan sejalan dengan harapan masyarakat serta yang terpenting agar tersalurkan dengan baik tanpa ada masalah.

“Saya berharap semua Kepala Desa dan para aparatur nya mengerti dan paham dengan aturan serta dapat tertib administrasi, guna menghindari timbulnya permasalahan di kemudian hari,” Ujarnya.

Salah satu Kepala Desa yang Desanya di Monev yakni Kepala Desa Margo Bakti Sudarno menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Sebab, menurutnya dengan adanya kegiatan monev yang dilakukan oleh Dinas PMD beserta jajaran Kecamatan dan pendamping desa dirasa sangat membantu memberikan pemahaman dan pembelajaran terhadap perangkat desa tentang bagaimana cara mengelola DD dan ADD agar tepat sasaran dan aman tidak bermasalah.

Sudarno memaparkan, bahwa di tahun 2020 ini desanya melakukan beberapa pembangunan fisik yang dananya bersumber dari DD tahap pertama. Dimana dana tersebut di pergunakan untuk tiga kegiatan pembangunan fisik diantaranya sarana olahraga desa seperti Jogingtrack, Plang Selamat Datang Desa, dan Jembatan.

“Dengan adanya kegiatan pembinaan yang dilakukan oleh Dinas PMD melalui kegiatan monev ini, saya yakin kedepan kami bisa lebih baik lagi untuk melaksanakan dan mengelola administrasi, serta pembangunan fisik yang dananya bersumber dari DD dan ADD. Harapannya, supaya pembangunan di desa kami dapat berjalan dengan baik tanpa ada masalah,”tandasnya(nara)