PAPARKAN DATA: Bupati Tanggamus Dewi Handajani, didampingi Sekda Hamid H. Lubis dan Ketua DPRD Tanggamus Heri Agus Setiawan, menjelaskan pada Wakil Ketua Gugus Tugas Penanggulangan COVID-19 Provinsi Lampung, Mingrum Gumay, bahwa di Tanggamus masih nihil PDP dan nol kasus positif Corona. (Foto-foto: TIM PELIPUT DISKOMINFO TANGGAMUS)

“Saya dapat informasi kalau sampai sekarang belum ada pasien dalam pengawasan (PDP) Corona yang dirawat ataupun pasien positif dari Tanggamus. Artinya, Tanggamus ini masih zona hijau. Semoga ini terus berlangsung hingga Pandemi Corona ini berakhir,” harap Wakil Ketua Gugus Tugas Penanggulangan COVID-19 Provinsi Lampung, Mingrum Gumay.

TRANSLAMPUNG.COM, TANGGAMUS – Ketua DPRD Provinsi Lampung Mingrum Gumay mengapresiasi “manuver” cepat Pemerintah Kabupaten Tanggamus dan jajaran, dalam mengantisipasi dan memutus mata rantai penyebaran COVID-19. Hal itu ia sampaikan saat mengunjungi Kabupaten Tanggamus, Kamis (16/4).

Setelah mendengar pemaparan dari Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani, S.E., M.M. dan Sekretaris Daerah Drs. Hamid Heriansyah Lubis, M.Si. terkait kondisi Tanggamus, Mingrum Gumay pun menyimpulkan bahwa Tanggamus masih masih masuk zona hijau. Ia berharap, status tersebut tetap bertahan hingga pandemi COVID-19 ini usai.

Mingrum Gumay yang sekaligus Wakil Ketua Gugus Tugas Penanggulangan COVID-19 Provinsi Lampung itu, berkunjung ke Tanggamus dalam rangka berkoordinasi langsung dengan Tim Gugus Tugas Penanggulangan COVID-19 kabupaten setempat.

JELASKAN TUJUAN KUNJUNGAN: Mingrum Gumay didampingi Dewi Handajani menjelaskan tujuan kunjungan Tim Gugus Tugas Penanggulangan COVID-19 Provinsi Lampung ke Tanggamus kepada para jurnalis.

Tanggamus Nihil PDP dan Nol Kasus COVID-19

KEDATANGAN Mingrum Gumay bersama rombongan, disambut Bupati Tanggamus Dewi Handajani. Selaku Ketua Gugus Tugas Penanggulangan COVID-19 Kabupaten Tanggamus, Dewi Handajani melaporkan bahwa berdasarkan updating data, ada 109 orang dalam pemantauan (ODP).

“Meski jumlah ODP cukup banyak, namun di Tanggamus nihil pasien dalam pengawasan (PDP). Lalu, positif Corona nol kasus,” jelas Bupati Tanggamus.

Jumlah ODP di Tanggamus, Dewi Handajani mengakui, memang meningkat signifikan. Hal itu lantaran banyak masyarakat Tanggamus yang merantau ke Pulau Jawa untuk bekerja. Kendati demikian, pemkab setempat menerapkan standard operasional prosedur (SOP), bahwa setiap warga yang baru pulang dari Jawa atau lokasi terkonfirmasi Corona, langsung dilakukan pemantauan selama 14 hari sesuai protokol kesehatan.

“Dan kami juga di kabupaten, terus bersinergi dengan posko COVID-19 di tingkat pekon,” ujar Bunda Dewi — sapaan akrabnya.

PERIKSA KESIAPAN RSUDBM: Mingrum Gumay dan rombongan saat memeriksa kesiapan fasilitas RSUD Batin Mangunang Kotaagung.

TAPD Tanggamus Refocussing Anggaran, Akan Bangun 16 Ruang Isolasi di 16 Kecamatan

MASIH dalam momen kunjungan Mingrum Gumay, Sekda Tanggamus Hamid H. Lubis menambahkan, untuk penanganan COVID-19, Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Tanggamus sudah me-refocussing anggaran dari APBD. Kemudian melibatkan pekon untuk realokasi kegiatan dari Dana Desa.

“Selain dukungan anggaran dari APBD, kami juga saat ini berencana membangun 16 ruang isolasi di 16 kecamatan. Rencana itu saat ini sedang dalam tahap pembicaraan oleh TAPD,” papar sekda.

Wakil Ketua Gugus Tugas Penanggulangan Covid 19 Provinsi Lampung Mingrum Gumay, mengatakan kunjungannya dalam rangka berkoordinasi secara langsung kepada tim gugus tugas di kabupaten.

“Kami jajaran Gugus Tugas Penanggulangan COVID-19 Provinsi Lampung, diketuai Gubernur Lampung. Lalu wakilnya terdiri dari Ketua DPRD, Kapolda, Kajati, serta Danrem berbagi tugas untuk turun ke kabupaten/kota dalam rangka koordinasi. Dan pada prinsipnya, koordinasi adalah komunikasi antara provinsi dengan kabupaten/kota. Sehingga kami bisa tahu langsung apa yang sudah dikerjakan kabupaten/kota dan apa kendalanya,” kata politisi PDI Perjuangan itu.

Dalam kesempatan tersebut, Mingrum Gumay mengapresiasi langkah-langkah yang telah dilakukan Tim Gugus Tugas Penanggulangan COVID-19 Kabupaten Tanggamus. Menurut dia, Pemkab Tanggamus sudah bekerja dengan baik dan bersinergi mulai dari kabupaten, TNI/Polri, hingga tingkat pekon.

“Saya dapat informasi kalau sampai sekarang belum ada PDP Corona yang dirawat ataupun pasien positif dari Tanggamus. Artinya Tanggamus ini masih zona hijau. Semoga ini terus berlangsung hingga Pandemi Corona ini berakhir,” harapnya.

TERIMA BANTUAN: Bupati Tanggamus Dewi Handajani menerima bantuan APD, 1.000 masker medis, dan rapid test dari Tim Gugus Tugas Penanggulangan COVID-19 Provinsi Lampung.

Selain berkoordinasi, Tim Gugus Tugas Penanggulangan COVID-19 Provinsi Lampung itu juga menyerahkan bantuan kepada Tim Gugus Tugas Penanggulangan COVID-19 Kabupaten Tanggamus. Bantuan berupa 1.000 masker medis, Alat Perlindungan Diri (APD) dan rapid test. Bantuan diterima langsung Bupati Tanggamus Dewi Handajani.

Untuk diketahui, Tim Gugus Tugas Penanggulangan COVID-19 Provinsi Lampung mengawali kunjungannya dengan menyambangi Posko Penanggulangan Virus Corona di Rest Area Kecamatan Pugung, Kabupaten Tanggamus. Lalu rombongan bergerak ke Sekretariat Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 di Kantor BPBD Tanggamus. Berikutnya menuju Rumah Sakit Umum Daerah Batin Mangunang Kotaagung.

Dalam kunjungan itu, Mingrum Gumay didampingi Karo Log Polda Lampung Kombes Pol. Bastoni Purnama, Plt. Kadis Pemberdayaan Masyarakat Desa Provinsi Lampung Fitri Anita, dan Kepala BPBD Provinsi Lampung Syamsul Rahman. Mereka disambut Bupati Tanggamus Dewi Handajani beserta jajaran Forkopimda, Wabup Hi. AM. Syafi’i, S.Ag., dan Kepala Sekretariat Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 sekaligus Sekda Tanggamus Hamid H. Lubis. (ayp)