TRANSLAMPUNG.COM


LAMPUNG UTARA – Untuk meningkatkan kesejahteraan dan perekonomian masyarakat desa Kota Negara Kecamatan Sungkai Utara, pembangunan fisik menjadi prioritas utama Kepala Desa Faisol,S.sos.


Pembangunan jalan, gorong gorong, siring pasang, sumur bor dan lail lain, dapat dirasakan mamfaatnya oleh masyarakat desa Kota Negara yang manyoritas bekerja sebagai petani, Demikian juga dengan Dana Desa tahun 2020 ini, kembali akan dialokasikan untuk pembangunan fisik dan non fisik didesa yang dipimpinnya.


Selain untuk fisik dan non fisik, DD Desa Kota Negara tahun 2020 ini juga dialokasikan untuk pembagian Bantuan Langsung Tunai (BLT) dan penanggulangan pencegahan penyebaran virus corona (covid-19).


Kepala Desa Kota Negara Faisol.S.sos, menjelaskan, Dana Desa tahun 2020 ini kembali akan kami alokasikan untuk pembangunan fisik seperti Gedung Posyandu,gorong gorong,siring pasang, jalan lapen, bibit alpukat dan sumur bor, sementara untuk non fisiknya kami alokasikan untuk Insentif RT, Kader Posyandu, publikasi, karang taruna dan  LPM, jelas Faisol. 


Sementara untuk covid-19 kata Faisol, langkah cepat Pemerintah desa bersama tim relawan dalam pencegahan penyebaran covid-19 di Desa Kota Negara  telah melakukan penyemprotan disinfektan dirumah warga dan ditempat fasilitas umum,” kami juga telah membagikan 1600 masker dan tower untuk mencuci tangan di Masjid dan dipasar,” terangnya. Jum.at (01/5/2020)


Selain itu, Himbauan dan sosialisasi kepada masyarakat terus dilakukan, baik dengan keliling desa ataupun secara door to door oleh RT diwilayah masing masing, hal itu adalah langkah antisipasi dalam penangulangan penyebaran covid-19 masuk didesa. ucapnya. 


Sementara untuk bantuan langsung tunai (BLT) yang berasal dari DD ini, kita telah melakukan pendataan kepada warga, sehingga dapat tepat sasaran.” Kami juga mengucapkan terima kasih atas perhatian dari Pabrik Gula Bunga Mayang dan PT Miraranti, yang telah membantu dan ikut berpartisipasi dengan membagikan sembako kepada masyarkat yang kurang mampu,” ujar Faisol lagi.


Lebih lanjut dikatakan Faisol, mendekati hari raya idul fitri ini, Pemerintah Desa bersama tim relawan covid-19, terus memantau dan mengawasi bagi warga desa yang pulang kampung.
” Kita terus awasi, kalaupun ada warga kita yang datang dari rantau, mereka harus melapor ke RT/Kadus agar didata, kemudian melakukan karantina mandiri selama 14 hari, itu harus,” tegasnya


Oleh karenanya saya mengajak seluruh lapisan masyarakat Desa Kota Negara untuk sama sama menjaga desa agar covid-19 tidak masuk didesa kita,” jaga kesehatan, jauhi kumpul ditempat ramai, pakai masker saat keluar rumah dengan keperluan mendesak, dan cuci tangan sebelum dan sesudah melakukan kegiatan, dengan begitu mudah mudahan kita semua terjauh dari covid-19. himbaunya. (Eka)