TRANSLAMPUNG.COM,PESAWARAN- Melalui program Pendapataran Tanah Sistimatis Lengkap (PTSL ) di tahun 2020 ini pihak Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Pesawaran akan menargetkan sebanyak 15 ribu sertifikat tanah yang berada di Lima Kecamatan di Kabupaten Pesawaran.

Hal ini di ungkapakan oleh Kepala BPN Kabupaten Pesawarann Nurus Solichin saat melaksanakan Pengangkatan Sumpah Panitia Ajudikasi dan Satuan tugas PTSL tahun 2020.Dan Pendatanganan Nota Kesepahaman (MOU) dengan PT Kantor Pos Indonesia (Persero ) Kantor Pos Bandarlampung yang di laksanakan di  kantor BPN Pesawaran ,Selasa (04/02/2020).

Menurut Nurus Solichin bahwa target pembuatan 15 ribu sertifikat tanah melalaui program PTSL tahun 2020 ini di lakukan di lahan seluas 20 ribu bidang tanah yang tersebar di 16 Desa yang berada di lima kecamatan Bumi Andan Jejama.

“Dari 16 desa yang ada tersebar di 5 kecamatan yakni Kecamatam Wai Lima,Kecamatan Kedondong,Kecamatan Padang Cerimi dan Kecamatan Punduh Pidada  ,”kata Nurus Solichin.

Nurus Solichin juga mejelaskan bahwa pihak BPN Pesawaran selain menargetkan pembuatan 15 ribu sertifikat tanah di tahun 2020 ini pihaknya juga telah menargekan di tahun 2024 seluruh tanah di kabupaten pesawaran sudah bersertifikat semua.

“Ya,itu target kita BPN Pesawaran,namun setidaknya di tahu 2024 itu, semua Bidang tanah di Kabupaten Pesawaran sudah terdata semua ,”jelasnya.

Dirinya juga berharap bahwa dengan terbentuknya panitia Ajudikasi dan Satuan tugas PTSL tahun 2020 bisa membantu mempercepat pembuatan sertifikat tanah warga khusunya di kabupaten pesawaran ini. 

“Keberhasilan ini terwujud bukan dari pihak BPN melainkan dari Polmas dan para kades yang ada di kabupaten Pesawaran, karna target tahun anggaran  di bulan juli 2020 sudah selesai ,”ucapnya.

Sementara itu selaku Ketua panitia Ajudikasi PTSL Tahun 2020 ,Alandes menjelaskan bahwa dalam pembentukan panitia ini Ajudikasi PTSL memang sudah adanya  bidang -bidang yakni bidang dari Satuan tugas Yuridis, satuan tugas Administrasi dan Satuan tugas pisik.

“Kita harapkan semua panitia ini bisa menjalankan tupoksinya masing- masing agar apa yang di harapkan semua berjalan tanpa adanya kendala ,”kata Alandes.

Di lain pihak selaku Kepala Kantor PT  Pos Indonesia Persero Bandar Lampung, Yesi Astianti menjelaskan bahwa pihaknya sebelum melakukan MOU dengan BPN pesawaran pihaknya juga sudah melaksanakan Mou dengan pihak 

Pemerintah Kabupaten pesawaran yakni  tahun Nopember 2018 lalu,dari tidak lanjut proses pembayaran pajak dan lainya.

“Dengan adanya MOU dengan pihak BPN tentunya pihak kita akan membuka layanan di BPN untuk mempermudah masyarakat melakukan pembayaran terkait pajak tanah dan bangunan,”ucapnya.

Kedepan kata Yesi, pihak PT Kantor Pos Indonesia Persero ingin memperdayakan semua adanya Bumdes di setiap Desa  untuk menjadi agen pos, jadi nantinya semua layanan pos ada di kantor Bumdes setiap desa.

“Ya,mudah-mudahan apa yang kita lakukan bisa bermanfaat bagi masyarakat karna saat ini keberadaan Kantor PT Pos Indonesi Persero Bandar Lampung ini telah membawahi berapa kantor pos di empat kabupaten kota yakini, Kota Bandarlampung, kabupaten Pesawaran, Kabupaten Peringaewu dan Kabupaten ,Lampung Selatan,”kata Yesi.

Diketahui dalam acara Pengangkatan Sumpah Panitia Ajudikasi dan Satuan tugas PTSL tahun 2020.Dan Pendatanganan Nota Kesepahaman (MOU) dengan PT Kantor Pos Indonesia (Persero ) Kantor Pos Bandarlampung di hadiri oleh Sekertaris Derah (Sekda ) pesawaran Kesuma Dewangsa,Asisten Bidang Pemerintahan Kabupaten pesawaran, Syukur, kepala Bidang Tata Pemerintahan Pesawaran,Fierdaizi, Kepala Kantor PT Pos Indonesia Persero Yesi Astianti, dan 16 kepada desa yang ada di lima kecamatan kabupaten Pesawaran,(ydn)