PANARAGAN (translampung.com)–Mantan Kepala Bagian (Kabag) Umum Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) Lampung tahun 2020 lalu Warsit. Pastikan seragam pakaian adat lengkap 30 anggota legislatif klir dibagikan.

Hal tersebut diungkapkannya menanggapi atas alasan sejumlah anggota legislator setempat tidak hadir dalam paripurna Hari Ulang Tahun (HUT) Provinsi ke 57 pada 18 Maret 2021 kemarin

Dikatakan Warsit, terkait pengadaan pakaian adat untuk anggota DPRD Tubaba itu berjumlah 30 setel, sesuai jumlah daripada anggota yang ada.

“Untuk pengadaan nya dilakukan pada Januari 2020 lalu dan selesai pada bulan Maret. dibuat di Bandar Lampung tepatnya penjahit Erwin Trailer, karena untuk persiapan HUT Lampung ke 56 di tahun itu. Namun, dikarenakan Covid 19, perayaan HUT dibatalkan, sehingga pengambilan baju pakaian sedikit terlambat.” Kata Warsit kepada translampung.com pada (23/3/20201) Pukul 14.35 Wib.

Menurutnya, pakaian seragam lengkap tersebut sudah dibagikan ke para anggota dewan sejak Maret hingga akhir tahun 2020, kecuali pak Roni dan Marjani dikarenakan untuk pakaian pak Roni itu sedang diperbaiki ada yang kurang pas, sementara pak Marjani beliau sedang berada di Bandar Lampung dan dia berjanji akan mengambil nya. Pastinya, untuk 28 anggota DPRD sudah kita bagikan dengan lengkap dan ada tanda terimanya.

“Untuk diketahui anggaran pengadaan satu seragam tersebut sebesar Rp.5 juta, sehingga jika dikalikan 30 anggota menjadi total anggaran nya Rp.150 juta, untuk tahun anggaran nya di tahun 2020 APBD Murni.” Jelasnya.

Lanjut dia, semua pakaian seragam lengkap itu dirinya yang memegang, dan 2 orang sisanya yang belum dibagikan sudah diserahkan ke Sekretariat setelah HUT Provinsi ke 57 kemarin karena pak Roni dan Majrani tak kunjung mengambilnya.

“Saya pastikan Pakaian itu sudah dibagikan semua sebelum HUT Lampung ke 57 pada 2021 lalu, kecuali pak Roni dan Majrani saja, dan tidak ada masalah.” Imbuhnya (D/R).