Lampung Barat – Prioritas pembangunan Kabupaten Lampung Barat tahun anggaran 2020 pada Kebijakan Umum APBD (KUA) mengalami perubahan yang terbagi menjadi lima Poin.

Rapat Badan Anggaran (Banang) DPRD Lampung Barat bersama Eksekutif yang di helat di Ruang Sidang Margahasana Sekertariat Dewan mengacu pada Rancangan Perubahan tahun 2020. Selasa (8/9/2020)

Dan perubahan prioritas dan plafon anggaran sementera (PPAS) Pemkab setempat.

Dikatakan, Kepala Bappeda Lampung Barat, Okmal, perubahan KUA tahun ini ada lima poin diantaranya, miningkatkan infrastruktur dan konektifitas antar wilayah yang berwawasan lingkungan serta tangguh bencana.

Kualitas layanan dasar untuk pembangunan SDM serta pencegahan, penyebaran dan penanganan dampak Covid-19.

Kemudian, mengurangi kemiskinan melalui peningkatan pertumbuhan ekonomi dan peningkatan pendapatan masyatakat.
Lalu, lalu nilai budaya dan minat baca masyatakat Lampung Barat khususnya.

“peningkatan kualitas aparatur yang propesional, “tata kelola pemerintah yang baik dan stabilitas kamtibmas,” tuturnya.

Lebih jauh dikatakan laki-laki berkacamata tersebut, untuk target makro Lambar di perubahan 2020, jalan mantap mencapai 68 persen namun setelah perubahan menurun menjadi 62,68 persen.

Indek pembangunan manusia diawal mencapai 67,75 poin tetapi setalah perubahan menjadi sebesar 67,66 poin.

Sementara, pertumbuhan ekonomi sebelum perubahan berkisar antara 5,2 hingga 5,4 persen dan menunrun hanya mencapai 1,74 sampai 2,74 persen. Selain itu untuk sekenerio berat berkisar antara 2,75 hingga 3,75 persen untuk sekenerio sedang.

“Untuk target inflasi tetap berkisar antara 3,5 sampai 4 persen,” pungkas Okmal yang akrab disapa Uda. (Sf)