TRANSLAMPUNG.COM,PENENGAHAN – Kondisi rumah adat yang kini ditempati oleh Pangeran Karya Marga kondisinya sangat memprihatinkan. Dimana rumah tersebut, berlokasi di Desa Taman baru, Kecamatan Penengahan Lampung selatan bangunannya sudah banyak yang rusak dan lapuk dimakan usia.

Padahal, Rumah Adat Lampung tersebut sebagai ciri khas masyarakat lampung khususnya lampung selatan. Melihat kondisi tersebut, seluruh masyarakat mulai dari Kepala desa, tokoh agama, tokoh adat, tokoh dan pemuda bahu membahu melakukan gotongroyong melakukan pembongkaran rumah adat dibantu Koptu Riwadi anggota koramil 421-03/Penengahan.

Kades Taman baru, Ashari menjelaskan, bangunan rumah adat ini memang sudah waktunya untuk dilakukan renovasi.

“Sebelum melakukan pembongkaran, kita lakukan musyawarah desa dengan segenap pamong desa. Para tokoh dan masyarakat memutuskan agar rumah adat ini kita bongkar bersama – sama,” kata dia, Minggu (30/8/2020).

Tujuan, ditambahkan dia setelah terbongkar, akan kita bangun kembali melalui swadaya masyarakat.

“Sehingga rumah adat ini tetap lestari,” ujarnya.

Ditempat yang sama, Koptu Riwadi yang ikut kegiatan gotong – royong rumah adat tersebut mengatakan ini melibatkan semua lapisan masyarakat.

“Karena yang kita bongkar ini, merupakan rumah adat milik masyarakat Desa Taman baru. Selanjutnya akan kita bangun bersama sama kembali. Harapanya, rumah adat ini tetap lestari sebagai kebanggaan adat lamsel,” pungkasnya.(Johan)