TRANSLAMPUNG.COM,KALIANDA – Lembaga Pemasyarakatan (LAPAS) Klas II Kalianda bersama jajaran mengikuti kegiatan Live Streaming dengan Kementerian Hukum dan HAM RI Direktorat Jenderal Pemasyarakatan.

M.Mulyana Kepala Bidang Pembinanaan Kementerian Kantor Wilayah Kemeterian Hukum dan HAM mewakili Kepala LAPAS Kalianda mengatakan, kegiatan yang digelar ini serentak seluruh LAPAS se Indonesia untuk mensosialisasikan Kolaborasi Dukung Resolusi Pemasyarakatan Tahun 2020.

“Acaranya berbentuk Media Gathering Kolaborasi Dukung Resolusi Pemasyarakatan tahun 2020 serentak,” kata Mulyana disela-sela kegiatan yang berlangsung di Aula Lapas Kalianda, Kamis (28/2/2020).

Dijelaskan Mulyana pada Deklarasi Resolusi Pemasyarakat Tahun 2020 terdapat 15 poin bersama yang disampaikan oleh Direktur Jendral Pemasyarakatan, Sri Puguh Budi utami sebagai berikut pertama Berkomitmen mendorong 681 Satker Pemsyarakatan mondapatkan predikat WBK/WBBM. Kedua Pemberian Hak Remisi kepada 288.530 Narapidana. Ketiga Pemberian Program Integrasi berupa PB. CB dann CMB kepada 69.358 Narapidana.

“Keempat Pemberian Program Rehabilitasi Medis dan Sosial kepoda 21.540 Narapidana Pengguna Narkotika. Kelima Pemberian Iayanan makanan siap saji pada UPT Pemsyarakatan Tangerang dan Nusakambangan,” ungkapnya.

Selanjutnya, Keenam Pencegahan dan pengendalian penyakit menular di seluruh LAPAS/ Rutan. Ketujuh Peningkatan kualitas WBP menjadi SDM unggul melalui pelatihan ketrampilan berstifikat kepada 35.860 narapidana. Kedelapan Mewujudkan ketahanan pangan melalui penanaman tanaman pangan seluas 100 Ha.

“Kesembilan Mewujudkan zero overcrowding. Dan keselupuh Mewujudkan penyelesaian overcrowding,” kata dia.

Kemudian kesebelas, Meninngkatkan PNBP sebesar 7 miliar rupiah. Kedua belas Pembentukan kolompok masyarakat peduli pemasyarakatan pada tiap wilayah. Ketiga belas Menyelenggarakan sekolah mandiri bagi anak merdeka belajar pada 19 LPKA.

“Dan poin terakhir keempat belas Mewujudkan revitalisasi pengelolaan basan dan baran pada 64 Rupbasan. Dan ke lima belas Menghantarkan 48 narapidana teroris berikrar kesetiaan kepada NKRI. Ke 15 poin deklarasi tersebut ditanda tangani Direktur Jendral Pemasyarakatan Sri Puguh Budi utami,” pungkasnya.(Johan)