TRANSLAMPUNG.COM,PESAWARAN – Dorongan kepada Pasangan Calon (Paslon) Kabupaten Pesawaran untuk menjalankan proses Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) sesuai aturan yang berlaku,salah satunya tidak memobilisasi massa di tengah pandemi Covid-19.

Hal ini di ungkapkan oleh Ketua Lampung Memantau, Yan Barusal, menerangkan bahwa dirinya menyikapi pasca adanya pelanggaran yang dilakukan oleh Paslon O1, M Nasir – Naldi Rinara dengan melakukan mobilisasi massa ratusan orang dengan cara rekreasi.

“Lampung Memantau juga melakukan pemantauan proses Pilkada yang berlangsung di Kabupaten Pesawaran. Himbauan kami untuk semua paslon agar  menerapkan Peraturan KPU serta menjaga pemilu berjalan dengan aman damai dan kondusif, apagi saat ini masih dalam kondisi Covid-19,” terang Yan Barusal saat dihubungi melalui sambungan telepon, Selasa (13-10-2020).

Lebih lanjut dirinya menurutnya Pesawaran merupakan daerah yang menggelar Pilkada dengan peserta dua Paslon dan potensi pelanggarannya cukup tinggi.

“Kami juga mengimbau kepada Bawaslu untuk memberikan sikap tegas atas bentuk pelanggaran apapun sesuai aturan, jika bicara soal pelanggaran semua berpotensi untuk melanggar,” tambahnya.

Selain itu, dia juga mengapresiasi peran aktif pemberitaan media massa guna membangun suasana Pilkada yang jujur dan adil.

“Nah, perlunya peran media masa untuk melakukan pemantawan dalam perhelatan pilkada pesawaran agar berjalan dengan baik dan demokratis ,”pungkasnya (ydn).