TRANSLAMPUNG.COM, BLAMBANGAN UMPU – Pemerintah Kabupaten Banyusin, Provinsi Sumatera Selatan, melalui Badan Pengelola dan Aset Daerahnya (BPKAD). Melakukan Kunjungan Kerja atau Study Tiru Ke Pemkab Way Kanan.

Kedatangan mereka dipimpin oleh Sekretaris BPKAD Pemkab Banyuasin yakni Firdaus, SE, M.Si,. Yang di sambut langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Way Kanan, Saipul, S.Sos, M.Ip beserta jajarannya yang berlangsung di Ruang Rapat Skretariat Pemkab Way Kanan. Selasa, (28/01/2020).

Mengingat Pemkab Way Kanan telah melakukan sewa kendaraan dinas sejak tiga tahun terakhir dan di anggap efisien, maka pihak Pemkab Banyuasin melakukan Kunjungan Kerja atau Study Tiru Ke Pemkab Way Kanan untuk mengkaji serta mempelajari bagaimana cara sistem sewa kendaraan Dinas untuk Operasional Jabatan tersebut.

“Iya, kami datang dari Pemkab Banyuasin kesini, dalam rangka melakukan kaji tiru terkait dengan sewa kendaraan Dinas. Mengingat Pemkab Way Kanan sudah lebih dulu melakukannya. Disini kami mempelajari bagaimana prosedurnya, serta langkah langkah apa yang harus dilakukan,” ujar Firdaus, Sekretaris BPKAD Kabupaten Banyuasin.

Masih kata Firdaus, setelah pihaknya mempelajari bagaimana prosedur sewa kendaraan tersebut, selanjutnya akan dikaji ulang sehingga nantinya dapat diputuskan oleh Pemkab Banyuasin apakah tepat dan efisien menyewa atau membeli.

“Alhamdulillah, kami sudah mendapatkan penjelasan secara detail dari Pak Sekda serta kawan kawan OPD Pemkab Way Kanan. Nanti hasilnya akan kami kaji ulang apakah langkahnya tepat dan efisien menyewa atau membeli,” kata Firdaus.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Way Kanan Saipul, S.Sos., M.Ip menerangkan, Pemkab Banyuasin merupakan Daerah yang ketiga, yang datang ke Kabupaten Way Kanan untuk mempelajari prosedur terkait sewa kendaraan.

“Banyuasin ini Kabupaten atau Daerah yang ke tiga yang datang ke kita untuk melakukan Study Tiru mengenai sewa kendaraan. Sebelumnya Kabupaten Tulang Bawang Barat dan Provinsi Lampung Lampung juga pernah kesini untuk mempelajari prosedurnya,” terang Sekda.

Menurutnya, memang dengan sistem sewa kendaraan, Pemkab Way Kanan saat ini lebih di untungkan dari pada membeli baru.

“Yang jelas memang, setelah kita jalani ternyata lebih efisien kita menyewa daripada membeli. Kalau kita sewa, yang memakainya lebih nyaman kendaraan lebih terawat,” pungkasnya. (Migo).